"Alpukat Moncok Mentaram"

Mataram Luncurkan Buah Alpukat Unggulan

Selasa, 25 Februari 2014 | 01:09 WIB
B
FH
Penulis: BeritaSatu | Editor: FER
Ilustrasi buah alpukat.
Ilustrasi buah alpukat. (Ist)

Mataram - Pemerintah Kota (Pemkot) Mataram segera meluncurkan "Alpukat Moncok Mentaram" yang akan menjadi alpukat unggulan di daerah itu.

Plt Kepala Bidang Pertanian Dinas Pertanian, Kelautaan dan Perikanan Kota Mataram, Fahrurrozi, sertifikat pengesahan varietas unggulan Kota Mataram itu sudah diterima dari pemerintah pusat.

"Alpukat unggulan yang kita ajukan sudah disahkan dengan nama 'Alpukat Moncok Mentaram'," katanya di Mataram, Senin (24/2).

Dia mengatakan, kata Moncok merupakan nama salah satu Lingkungan di Kota Mataram yang merupakan lokasi induk dari alpukat tersebut, sedangkan Mentaram adalah sebutan nama Kota Mataram oleh penduduk asli Mataram.

Keunggulan dari alpukat varietas unggulan itu antara lain, memiliki kadar lemak tertinggi yakni mencapai 14,4 persen begitu juga dengan kadar gula tertinggi yakni 11 persen. Sementara, kata dia, jenis alpukat lainnya di bawah standar itu yang berkisar sekitar enam hingga tujuh persen.

"Alpukat Moncok Mentaram ini juga bisa berbuah meski ditanam sendiri. Tidak seperti alpukat lainnya yang harus ditaman berpasang-pasangan," jelasnya.

Untuk mendukung memasyarakatkan keberadaan Alpukat Moncok Mentaram tersebut, saat ini pihaknya sedang melakukan pembibitan sebanyak 5.000 pohon di Lingkungan Rembiga, dimana sekarang dalam tahap penyambungan.

"Jika bibit sudah siap tanam, kita akan melakukan launching dengan membagikan bibit tersebut ke masyarakat di Kota Mataram," katanya.

Menurutnya, pengesahan Alpukat Moncok Mentaram menambah jumlah varietas unggulan pertanian di Kota Mataram. Karena sebelumnya, Pemerintah Kota Mataram juga telah menetapkan varietas unggulan jenis Mangga Mentaram dan Duku Ruslan yang kini sudah dikenal luas di Kota Mataram.

"Kita berharap dengan adanya terobosan-terobosan varietas unggulan itu, bisa berdampak pada peningkatan ekonomi masyarakat dalam bidang usaha pertanian," katanya.

Simak berita dan artikel lainnya di Google News

Ikuti yang terbaru di WhatsApp Channel Beritasatu

Bagikan

BERITA LAINNYA

Loading..
ARTIKEL TERPOPULER





Foto Update Icon