Diduga, Gudang Amunisi Meledak Akibat Arus Pendek

Rabu, 5 Maret 2014 | 16:59 WIB
BM
B
Penulis: Bayu Marhaenjati | Editor: B1
Seorang personel TNI AL menyisir lokasi ledakan di Markas Kopasaka, Pondok Dayung, Tanjung Priok, Jakarta, Rabu (5/2).
Seorang personel TNI AL menyisir lokasi ledakan di Markas Kopasaka, Pondok Dayung, Tanjung Priok, Jakarta, Rabu (5/2). (ANTARA FOTO/Wahyu Putro A)

Jakarta - Penyebab ledakan gudang amunisi Markas Satuan Komando Pasukan Katak Armada Barat TNI AL, di Pondok Dayung, Tanjung Priok, Jakarta Utara, diduga berasal dari arus pendek listrik.

Kepala Pusat Penerangan TNI Laksamana Muda Iskandar Sitompul mengatakan, peristiwa ledakan terjadi sekitar pukul 10.30 WIB.

"Kronologi kejadian, 10.30 WIB gudang amunisi TNI angkatan laut meledak. Diduga, sementara ini adanya hubungan arus pendek," ujar Iskandar di Rumah Sakit Angkatan Laut Dr. Mintohardjo, Bendungan Hilir, Jakarta Pusat, Rabu (5/3).

Sejurus kemudian, sambungnya, terjadi kebakaran di gudang amunisi itu. Kemudian, ada sejumlah anggota datang ke lokasi untuk memadamkan api.

"Begitu mereka mau memadamkan api, gudang meledak," ungkapnya.

Menurutnya, tim investigasi sudah bekerja melakukan pendataan dan penyelidikan di lapangan. "Semua permasalahan ini diharapkan bisa terjawab," bilangnya.

Iskandar menegaskan, tidak ada sabotase terkait ledakan di gudang amunisi itu.

"Perlu digarisbawahi, tidak ada sabotase, tidak ada hal-hal negatif, terkait meledaknya gudang amunisi Pasukan Katak. Di gudang, disimpan amunisi-amunisi kaliber kecil atau istilah di TNI amunisi ringan yaitu senjata laras panjang dan senjata laras pendek," jelas Iskandar.

Simak berita dan artikel lainnya di Google News

Ikuti yang terbaru di WhatsApp Channel Beritasatu

Bagikan

BERITA LAINNYA

Loading..
ARTIKEL TERPOPULER





Foto Update Icon