Gelar Juara Dua Ricciardo Dibatalkan
Minggu, 16 Maret 2014 | 23:37 WIB
Melbourne - Daniel Ricciardo harus rela kehilangan nilai yang didapat dengan merebut posisi kedua di Grand Prix Australia Minggu (16/3) setelah mobilnya terbukti melanggar regulasi bahan bakar.
Di balapan kandangnya itu, yang juga seri pembuka Formula 1 musim 2014, mobil Red Bull miliknya melebihi ketentuan maksimum aliran bahan bakar yaitu 100 kilogram per jam.
Keputusan bahwa mobil Ricciardo membalap dengan ilegal dibuat setelah sidang selama lima jam.
Mobil itu bukan hanya melanggar Pasal 5.1.4 regulasi teknis, namun juga Pasal 3.2 yang mensyaratkan seluruh tim mematuhi aturan teknis balapan.
Red Bull menegaskan akan mengajukan banding.
Perdebatan terpusat pada alat sensor bahan bakar milik FIA yang dipasang di semua mobil. Setelah terjadi perbedaan hasil antara data alat sensor itu dan data tim sendiri pada uji coba Jumat lalu, Red Bull memutuskan memasang sensor sendiri pada hari Sabtu, namun rusak saat kualifikasi. Untuk balapan, wakil teknis FIA menginstruksikan tim untuk memasang kembali alat yang asli yang dipakai hari Jumat dan melakukan pengurangan untuk memangkas perbedaan data.
Red Bull menganggap sensor yang orisinil itu tak bisa diandalkan dan saat start memutuskan memakai model pengalir bahan bakar miliknya. Namun, menurut edaran yang diterbitkan 1 Maret, hanya FIA yang boleh memutuskan penggunaan meteran bahan bakar alternatif, bukan tim.
Menurut stewards: "Tim tersebut memilih menjalankan mobil dengan model meteran BBM mereka sendiri tanpa instruksi FIA. Ini merupakan pelanggaran prosedur nomor TD/ 016-14."
"Terlepas dari argumentasi tim bahwa alat sensornya rusak, bukanlah keputusan mereka untuk memakai pengukur aliran BBM tanpa izin FIA," kata stewards atau pengawas balapan dalam pernyataan mereka.
"Stewards mendapati bahwa Mobil nomor 3 (Ricciardo) melanggar regulasi teknis dan karena itu dikeluarkan dari hasil balapan."
Dengan hasil ini, untuk sementara dua pembalap McLaren yaitu rookie Kevin Magnussen dan Jenson Button akan promosi ke juara dua dan tiga, berturut-turut, menunggu hasil banding.
Simak berita dan artikel lainnya di Google News
Ikuti yang terbaru di WhatsApp Channel Beritasatu
BERITA LAINNYA
Jumlah Guru RI Terus Naik tetapi Fluktuatif!
B-FILES
Incar Pajak Marketplace, Purbaya Ingin Pedagang Offline-Online Setara




