Hacker Pro Rusia Serang Situs NATO
Senin, 17 Maret 2014 | 16:49 WIB
Simferopol – Hacker Pro Rusia mengaku bertanggung jawab atas "serangan" yang mereka lancarkan ke beberapa website NATO. Sebuah kelompok aktivis hacker bernama Cyber Berkut mengklaim telah mengacaukan halaman utama NATO, pusat pertahanan cyber dan majelis parlemennya.
Di tengah meningkatnya ketegangan atas serangan militer ke semenanjung Krimea, serangan signifikan menargetkan situs NATO. Meski demikian dilaporkan Cnet, hal tersebut tidak memengaruhi integritas sistem organisasi.
Menurut laporan itu, "serangan" datang pada malam referendum hari Minggu (16/3) untuk memilih apakah wilayah Crimea harus bergabung Rusia.
Dilansir BBC, sebanyak 93 persen pemilih Crimea memilih bergabung dengan Rusia dan sisanya memilih bergabung dengan Ukraina.Pemilih pro Moskow merayakan hasil ini di pusat kota, Simferopol. Dan pemimpin Crimea pro Rusia mengatakan dia akan mengajukan pemintaan untuk bergabung dengan Rusia pada hari ini.
Namun banyak loyalis Crimea di Kiev memboikot hasil referendum tersebut, begitu juga dengan Uni Eropa dan Amerika Serikat yang menilai hasil tersebut ilegal. Sebelumnya kekuatan pro Rusia mengambil alih Crimea pada bulan Februari setelah Presiden Ukraina pro Moskow didepak dari kursinya.
Simak berita dan artikel lainnya di Google News
Ikuti yang terbaru di WhatsApp Channel Beritasatu
BERITA LAINNYA
Jumlah Guru RI Terus Naik tetapi Fluktuatif!
B-FILES
Incar Pajak Marketplace, Purbaya Ingin Pedagang Offline-Online Setara




