Crimea Ajukan Permohonan Resmi Bergabung ke Rusia
Senin, 17 Maret 2014 | 19:55 WIB
Parlemen Crimea yang pro-Moskwa mendeklarasikan kemerdekaan dari Ukraina dan resmi mengajukan permohonan untuk bergabung dengan Rusia, Senin (17/3).
Hal itu dilakukan setelah referendum yang dilakukan hari Minggu kemarin menghasilkan 96,6% suara yang mendukung pemisahan semenanjung itu dari Ukraina. Sebagian besar populasi di Crimea beretnis dan berbahasa Rusia.
Presiden Amerika Serikat Barack Obama segera menelpon Presiden Rusia Vladimir Putin untuk mengatakan pendapatnya, bahwa referendum yang dilakukan "di bawah paksaan intervensi militer Rusia tidak akan pernah diakui oleh Amerika Serikat dan masyarakat internasional."
Obama juga mengancam menambah sanksi atas Rusia, setelah pekan lalu Washington melarang penerbitan visa untuk mereka yang dianggap bertanggung jawab mengancam kedaulatan dan integritas teritorial Ukraina.
Simak berita dan artikel lainnya di Google News
Ikuti yang terbaru di WhatsApp Channel Beritasatu
BERITA LAINNYA
Jumlah Guru RI Terus Naik tetapi Fluktuatif!
B-FILES
Incar Pajak Marketplace, Purbaya Ingin Pedagang Offline-Online Setara




