Golden Energy Raih Peringkat A- dari ICRA Indonesia
Kamis, 10 April 2014 | 00:15 WIB
Jakarta - Lembaga pemeringkat efek, PT ICRA Indonesia memberikan peringkat [ldr] A- kepada emiten batubara, PT Golden Energy Mines Tbk (GEMS).
ICRA Indonesia juga memberikan prospek stabil kepada perusahaan yang mengindikasikan bagusnya kualitas kredit dibandingkan emiten lainnya.
"Peringkat ini merupakan opini tentang kualitas kredit perusahaan secara umum dan bukan untuk surat utang tertentu," tulis keterangan ICRA Indonesia, Kamis (10/4).
Manajemen ICRA menyebutkan, pemberian peringkat ini didasarkan atas cadangan batubara terbukti dan potensial dalam jumlah besar untuk menunjang pertumbuhan jangka menengah dan panjang. Disamping itu, struktur modal dan tingkat proteksi utang yang sehat akan mendukung ekspansi Golden Energy.
"Di sisi lain, dukungan kelompok induk perusahaan beserta afiliasinya juga menjadi dasar pertimbangan ICRA dalam memberikan rating A- tersebut," tulis ICRA.
Disebutkan juga bahwa peringkat ini telah mempertimbangkan tingkat kerentanan kinerja operasi Golden Energy terhadap volatilitas harga batubara dan skala operasional kecil yang berpengaruh kepada margin operasi dan profitabilitas.
Di tahun 2013, Golden Energy membukukan laba bersih sebesar Rp 170,3 miliar dengan penjualan neto mencapai Rp 4,4 triliun ditengah kondisi industri batubara yang kurang kondusif sepanjang tahun 2013.
Sementara Presiden Direktur Golden Energy Fuganto Widjaja mengatakan, rating ini mencerminkan fundamental perusahaan yang kuat, dan kondisi keuangan yang relatif lebih baik dibandingkan dengan perusahaan sejenis. "Peringkat ini juga mencerminkan potensi perusahaan di masa mendatang yang akan mendukung kepentingan para pemegang sahamnya," kata dia.
Peringkat GEMS dinilai dapat mengalami perbaikan, jika perusahaan mampu meningkatkan skala operasi seperti yang direncanakan dan menunjukkan stabilitas kinerja operasional yang diharapkan secara bertahap meningkat seiring peningkatan skala ekonominya.
Golden Energy tergabung dalam grup usaha Sinarmas, yang merupakan anak perusahaan dari PT Dian Swastatika Sentosa Tbk (DSS), andalan kelompok bisnis Sinar Mas untuk sektor energi. Komposisi pemegang GEMS adalah DSS (67 persen), GMR Group (30 persen) dan sisanya dimiliki oleh publik.
Simak berita dan artikel lainnya di Google News
Ikuti yang terbaru di WhatsApp Channel Beritasatu
BERITA LAINNYA
Jumlah Guru RI Terus Naik tetapi Fluktuatif!
B-FILES
Incar Pajak Marketplace, Purbaya Ingin Pedagang Offline-Online Setara




