Keamanan
PM Trinidad-Tobago Diancam Dibunuh
Sabtu, 26 November 2011 | 00:05 WIB
Tidak dijelaskan secara detail
Pemerintah Trinidad dan Tobago mengadakan pertemuan mendadak untuk meningkatkan keamanan setelah muncul rencana pembunuhan terhadap perdana menteri dan tiga anggota kabinet.
Pejabat senior pemerintahan mengatakan kepada Caribbean New Media group atau C News bahwa tersangka telah ditangkap.
Ancaman terhadap Perdana Menteri Kamla Persad Bissessar dan tiga anggota kabinet lainnya datang dari kelompok yang terkait dengan perdagangan narkotik dan senjata.
Pejabat setempat mengatakan kelompok radikal Islam diduga terlibat namun tidak dijelaskan secara detail.
Pemerintah di negara yang berada di Karibia itu menyatakan negara dalam keadaan darurat pada bulan Agustus, menyusul meningkatnya ketegangan karena pembunuhan tokoh perdagangan narkotik.
Pemerintah Trinidad dan Tobago mengadakan pertemuan mendadak untuk meningkatkan keamanan setelah muncul rencana pembunuhan terhadap perdana menteri dan tiga anggota kabinet.
Pejabat senior pemerintahan mengatakan kepada Caribbean New Media group atau C News bahwa tersangka telah ditangkap.
Ancaman terhadap Perdana Menteri Kamla Persad Bissessar dan tiga anggota kabinet lainnya datang dari kelompok yang terkait dengan perdagangan narkotik dan senjata.
Pejabat setempat mengatakan kelompok radikal Islam diduga terlibat namun tidak dijelaskan secara detail.
Pemerintah di negara yang berada di Karibia itu menyatakan negara dalam keadaan darurat pada bulan Agustus, menyusul meningkatnya ketegangan karena pembunuhan tokoh perdagangan narkotik.
Simak berita dan artikel lainnya di Google News
Ikuti yang terbaru di WhatsApp Channel Beritasatu
Bagikan
BERITA LAINNYA
Jumlah Guru RI Terus Naik tetapi Fluktuatif!
INFOGRAFIK
ARTIKEL TERPOPULER
B-FILES
Incar Pajak Marketplace, Purbaya Ingin Pedagang Offline-Online Setara




