Keamanan

PM Trinidad-Tobago Diancam Dibunuh

Sabtu, 26 November 2011 | 00:05 WIB
ES
B
Penulis: Entin Supriati | Editor: B1
Perdana Menteri Trinidad dan Tobago Kamla Persad-bissessar berbicara pada pertemuan bisnis di Perth (25/10). Media melaporkan rencana pembunuhan PM Kamla Persad-Bissessar, dan 12 orang tersangka telah ditangkap
Perdana Menteri Trinidad dan Tobago Kamla Persad-bissessar berbicara pada pertemuan bisnis di Perth (25/10). Media melaporkan rencana pembunuhan PM Kamla Persad-Bissessar, dan 12 orang tersangka telah ditangkap (EPA)
Tidak dijelaskan secara detail

Pemerintah Trinidad dan Tobago mengadakan pertemuan mendadak untuk meningkatkan keamanan setelah muncul rencana pembunuhan terhadap perdana menteri dan tiga anggota kabinet.

Pejabat senior pemerintahan mengatakan kepada Caribbean New Media group atau C News bahwa tersangka telah ditangkap.

Ancaman terhadap Perdana Menteri Kamla Persad Bissessar dan tiga anggota kabinet lainnya datang dari kelompok yang terkait dengan perdagangan narkotik dan senjata.

Pejabat setempat mengatakan kelompok radikal Islam diduga terlibat namun tidak dijelaskan secara detail.

Pemerintah di negara yang berada di Karibia itu menyatakan negara dalam keadaan darurat pada bulan Agustus, menyusul meningkatnya ketegangan karena pembunuhan tokoh perdagangan narkotik.

Simak berita dan artikel lainnya di Google News

Ikuti yang terbaru di WhatsApp Channel Beritasatu

Bagikan

BERITA LAINNYA

Loading..
ARTIKEL TERPOPULER





Foto Update Icon