Pondok Indah Group Garap Apartemen Premium
Kamis, 12 Juni 2014 | 08:57 WIB
Jakarta - Sebagai salah satu kawasan hunian kelas atas di Jakarta, Pondok Indah selalu masuk dalam daftar incaran kalangan pemilik kantong tebal. Apalagi, kebutuhan hunian di wilayah ini sangat tinggi, namun pasokan yang ada sangat terbatas, membuat konsumen saling berebut untuk memiliki hunian di kawasan prestisius ini.
Mencermati kebutuhan hunian bagi kalangan kelas atas di wilayah selatan Jakarta yang terus meningkat, Pondok Indah Group melalui salah satu anak usahanya, PT Metropolitan Kentjana Tbk (MKPI), menghadirkan proyek hunian premium yang diberi nama Pondok Indah Residences dengan nilai proyek sekitar Rp 2,8 triliun.
Proyek dengan tiga menara vertikal ini dikembangkan pada lahan seluas tiga hektar. Sebagai tahap pertama, pihak pengembang memasarkan dua menara, Kartika dan Maya. Untuk menara Kartika memiliki ketinggian 31 lantai, sedangkan tower Maya setinggi 22 lantai.
"Menara Kartika menawarkan dua pilihan hunian, one bedroom dan two bedroom, dengan luasan net 65 meter persegi yang dijual dengan harga mulai dari Rp 2,9 miliar per unit," jelas Jeffri S. Tanudjaja, Vice President Director PT Metropolitan Kentjana Tbk (MKPI) di Marketing Gallery Pondok Indah Residence, Jakarta, Rabu (11/6) petang.
Lebih lanjut Jeffri mengatakan, untuk menara Kartika, di tawarkan unit tiga kamar tidur dengan luasan mulai dari 132 meter persegi, yang dijual dengan harga mulai Rp 6 miliar sampai Rp 8 miliar per unit.
"Dari total 616 unit yang dipasarkan, saat ini telah terjual 85%. Hal itu, dikarenakan tingginya permintaan dari kalangan profesional hingga ekspatriat, yang ingin memiliki hunian dekat dengan pusat kota. Enaknya lagi, harga jual tersebut sudah termasuk semi furnished, berupa kitchen set, lantai marmer impor hingga kompor listrik," tambahnya.
Dalam kesempatan yang sama, Herman Widjaja, Associate Director PT MKPI menjelaskan, proyek apartemen ini bakal dilengkapi dengan berbagai fasilitas penunjang untuk menjamin kenyamanan penghuni, mulai dari kolam renang standar olimpiade, double private lift, lapangan tenis, dan fasilitas spa, serta gymnasium.
"Menurut rencana yang kami siapkan, pembangunan kedua menara apartemen ini, diperkirakan bakal selesai dalam waktu sekitar 36 bulan," jelas Herman.
Sedangkan untuk pembangunan menara ketiga, lanjut dia, pihak MKPI masih mempersiapkan sejumlah rencana untuk mulai memasarkannya. "Kami sedang mempertimbangkan, apakah unit-unit di tower ketiga tersebut, akan dijual strata atau disewakan," tambahnya.
Simak berita dan artikel lainnya di Google News
Ikuti yang terbaru di WhatsApp Channel Beritasatu
BERITA LAINNYA
Jumlah Guru RI Terus Naik tetapi Fluktuatif!
B-FILES
Incar Pajak Marketplace, Purbaya Ingin Pedagang Offline-Online Setara




