Ungkap Pelaku Pembunuh Anggota Brimob, Polisi Andalkan "Scientific Investigation"
Senin, 7 Juli 2014 | 21:58 WIB
Jakarta - Penyidik mengandalkan scientific investigation, guna mengungkap siapa pelaku penganiayaan berujung tewasnya Anggota Detasemen B Satuan III Pelopor, Bharada Rizky Dwi Wicaksono (20), di sekitar Halte Universitas Indonesia (UI), Depok, Jawa Barat.
"Sejauh ini ada tujuh saksi sudah diperiksa, baik pengemudi taksi, teman-teman korban, senior, dan teman wanita yang bersangkutan. Diharapkan, hasilnya bisa membantu penyelidikan. Kegiatan lain penyelidikan khususnya pengembangan IT akan kami lakukan," ujar Kapolda Metro Jaya, Irjen Pol Dwi Priyatno, di Mapolda Metro Jaya, Senin (7/7).
Dikatakan Dwi, guna mengungkap pelaku, pihaknya berangkat dari olah tempat kejadian perkara (TKP).
"Kami berangkat dari olah TKP. Saya selalu tekankan crime scientific investigation untuk mengarah ke pelaku. Saya tidak menduga-duga, tapi mengarah dari hasil olah TKP menggunakan crime scintific investigation. Baik pemeriksaan saksi, olah TKP mulai dari berangkat sampai dia menjadi korban," ungkapnya.
Menyoal apakah kasus ini merupakan "pesan" kepada institusi Polri, Dwi menegaskan, tidak mengarah ke sana.
"Tidak. Ini penganiayaan, dibunuh. Tentunya, kita akan tahu kalau pelakunya sudah ditangkap," tandasnya.
Simak berita dan artikel lainnya di Google News
Ikuti yang terbaru di WhatsApp Channel Beritasatu
BERITA LAINNYA
Jumlah Guru RI Terus Naik tetapi Fluktuatif!
B-FILES
Incar Pajak Marketplace, Purbaya Ingin Pedagang Offline-Online Setara




