Masyarakat Papua Sambut Kemenangan Jokowi-JK

Kamis, 24 Juli 2014 | 16:28 WIB
DM
FH
Penulis: Dina Manafe | Editor: FER
Ketua LSM Papua Bangkit, Hengky Jokhu (kedua dari kiri) menyampaikan ucapan selamat atas kemenangan Joko Widodo dan Jusuf Kalla sebagai presiden maupun wakil presiden terpilih.
Ketua LSM Papua Bangkit, Hengky Jokhu (kedua dari kiri) menyampaikan ucapan selamat atas kemenangan Joko Widodo dan Jusuf Kalla sebagai presiden maupun wakil presiden terpilih. (SP/Dina Manafe)

Jakarta - Masyarakat Papua yang tergabung dalam jaringan LSM Papua Bangkit, sebuah gerakan kebangkitan generasi muda Papua, menyambut gembira sekaligus mengucapkan selamat atas kemenangan capres Joko Widodo dan Jusuf Kalla sebagai presiden maupun wakil presiden terpilih. Kemenangan ini dimaknai sebagai peluang memperbaiki kesejahteraan rakyat di pulau terluas di nusantara itu.

Ketua LSM Papua Bangkit, Hengky Jokhu, mengatakan kemenangan Jokowi-JK bertepatan dengan setengah abad usia integrasi Papua, dulunya Irian Barat, dengan NKRI (1963-2014). Ini merupakan momentum penting untuk melakukan restrukturisasi, rekonstruksi, dan revitalisasi seluruh konsep pembangunan pada provinsi di ujung timur Indonesia tersebut.

"Jokowi-JK telah menjadi figur kebanggaan rakyat Papua, hendaknya dimaknai sebagai peluang membuat perubahan total. Lima tahun ke depan masa jabatan Presiden Jokowi, akan sangat menentukan daya rekat papua dalam bingkai NKRI," kata Hengky, di Jakarta, Kamis (24/7).

Hengky mengatakan, 51 tahun sudah Papua menjadi bagian utuh dari NKRI, tetapi minus dalam segala aspek pembangunan. Sebagian besar penduduknya miskin, tertinggal, terbelakang, dan terisolasi dari sentuhan perubahan atau kemajuan.

Kegagalan terbesar dalam integrasi Irian Barat dalam NKRI adalah rakyat Papua tidak dipersiapkan menjadi pelaku ekonomi handal agar mampu mengelola sumber daya alamnya yang melimpah. Sebaliknya, rakyat Papua dibentuk sebagai generasi sarat pelanggaran HAM, miskin keahlian dan dikemas dalam stigma politik.

"Kalimat kunci agar rakyat Papua tetap utuh dalam kebhinekaan Indonesia adalah memulainya dengan memberdayakan dan membangun kelompok ekonomi kelas menengah," kata Hengky.

Simak berita dan artikel lainnya di Google News

Ikuti yang terbaru di WhatsApp Channel Beritasatu

Bagikan

BERITA LAINNYA

Loading..
ARTIKEL TERPOPULER





Foto Update Icon