RD Yakini Kualitas Tiga Nama Calon Penggantinya
Kamis, 15 Desember 2011 | 17:59 WIB
Tiga nama calon yang muncul, yakni Aji Santoso, Widodo dan Nil Maizar, dinilai RD punya kapabilitas dan bagus untuk masa depan sepakbola Indonesia.
Mundurnya pelatih tim nasional (timnas) U-23, Rahmad Darmawan, kini memunculkan tiga nama calon penggantinya. Mereka adalah Nil Maizar (pelatih klub Semen Padang), serta kedua asisten Rahmad di timnas U-23, Aji Santoso dan Widodo C Putro.
Menurut RD, panggilan akrab Rahmad, siapa pun dari ketiga nama tersebut, pantas menggantikan posisinya saat ini. "Ketiga nama tersebut punya kapabilitas. Mereka adalah pelatih yang bagus untuk masa depan sepakbola Indonesia," ujarnya, saat jumpa pers di kawasan Senayan, Jakarta, Kamis (15/12).
Keputusan untuk tetap mempercayakan pembinaan timnas U-23 di tangan pelatih lokal, juga disambut baik oleh RD. Sebab menurutnya, pelatih lokal Indonesia tak kalah dengan pelatih luar negeri.
Sementara, terkait pengunduran dirinya dari posisi pelatih, RD menilai hal itu sebagai sebuah kewajaran. Apalagi karena dia memang merasa gagal menuntaskan misinya membawa timnas menjadi juara SEA Games 2011. Seperti diketahui, Indonesia tumbang di tangan Malaysia lewat adu penalti di babak final.
"Tahun 2004, ketika saya masih menjadi pelatih Persikota, saya gagal memenuhi target untuk menjadi runner-up Divisi Utama. Di tahun 2006, saya (juga) gagal membawa Persija menjadi juara. Saya memilih mundur, sebagai bentuk pertanggungjawaban saya terhadap kegagalan sebuah misi," jelas RD.
"Begitu pula di SEA Games lalu. Saya pikir, itu wajar. Tapi ternyata, di luar dugaan, banyak yang mempertanyakan. SMS yang masuk lebih dari 500, sama seperti waktu usai final SEA Games," papar Rahmad pula, melukiskan respon khalayak terhadap keputusan dan momentum yang dilaluinya.
Mundurnya pelatih tim nasional (timnas) U-23, Rahmad Darmawan, kini memunculkan tiga nama calon penggantinya. Mereka adalah Nil Maizar (pelatih klub Semen Padang), serta kedua asisten Rahmad di timnas U-23, Aji Santoso dan Widodo C Putro.
Menurut RD, panggilan akrab Rahmad, siapa pun dari ketiga nama tersebut, pantas menggantikan posisinya saat ini. "Ketiga nama tersebut punya kapabilitas. Mereka adalah pelatih yang bagus untuk masa depan sepakbola Indonesia," ujarnya, saat jumpa pers di kawasan Senayan, Jakarta, Kamis (15/12).
Keputusan untuk tetap mempercayakan pembinaan timnas U-23 di tangan pelatih lokal, juga disambut baik oleh RD. Sebab menurutnya, pelatih lokal Indonesia tak kalah dengan pelatih luar negeri.
Sementara, terkait pengunduran dirinya dari posisi pelatih, RD menilai hal itu sebagai sebuah kewajaran. Apalagi karena dia memang merasa gagal menuntaskan misinya membawa timnas menjadi juara SEA Games 2011. Seperti diketahui, Indonesia tumbang di tangan Malaysia lewat adu penalti di babak final.
"Tahun 2004, ketika saya masih menjadi pelatih Persikota, saya gagal memenuhi target untuk menjadi runner-up Divisi Utama. Di tahun 2006, saya (juga) gagal membawa Persija menjadi juara. Saya memilih mundur, sebagai bentuk pertanggungjawaban saya terhadap kegagalan sebuah misi," jelas RD.
"Begitu pula di SEA Games lalu. Saya pikir, itu wajar. Tapi ternyata, di luar dugaan, banyak yang mempertanyakan. SMS yang masuk lebih dari 500, sama seperti waktu usai final SEA Games," papar Rahmad pula, melukiskan respon khalayak terhadap keputusan dan momentum yang dilaluinya.
Simak berita dan artikel lainnya di Google News
Ikuti yang terbaru di WhatsApp Channel Beritasatu
Bagikan
BERITA LAINNYA
Jumlah Guru RI Terus Naik tetapi Fluktuatif!
INFOGRAFIK
ARTIKEL TERPOPULER
B-FILES
Incar Pajak Marketplace, Purbaya Ingin Pedagang Offline-Online Setara




