Ferguson: Bukan Saya yang Tunjuk Moyes

Rabu, 22 Oktober 2014 | 06:50 WIB
MG
B
Penulis: ME Gunawan | Editor: B1
Mantan manajer MU Sir Alex Ferguson (kanan) dan suksesornya David Moyes.
Mantan manajer MU Sir Alex Ferguson (kanan) dan suksesornya David Moyes. (Times)

Manchester – Pada 9 Mei 2013, Manchester United secara resmi mengumumkan penunjukan manajer Everton saat itu, David Moyes, sebagai manajer klub yang baru menggantikan Sir Alex Ferguson. Pada 1 Juli 2013, Moyes membubuhkan tanda tangannya dalam kontrak kerja berdurasi enam musim atau sampai Juni 2019.

Namun, belum genap setahun bekerja di Old Trafford, Moyes telah mendapatkan surat pemecatan menyusul terpuruknya prestasi Wayne Rooney dkk di musim lalu yang membuat MU untuk kali pertama terlempar dari posisi tiga besar klasemen akhir dan gagal meraih tiket Liga Champions, rapor terburuk sejak 1995.

Di mata publik, pemecatan Mloyes pada 22 April 2014 tak lepas dari tanggung jawab Ferguson sendiri. Sebab, bukan rahasia umum adalah Ferguson seorang yang berperan sangat besar dalam pengangkatan Moyes.

Namun, dalam revisi otobiografinya yang terakhir, Ferguson membantah dengan tegas jika dikatakan hanya dirinya seorang yang menunjuk Moyes sebagai suksesornya.

"Muncul pemahaman dalam publik bahwasanya tidak ada proses yang terjadi saat itu (penunjukan Moyes). Omong kosong. Hal itu sama sekali tidak benar. Kami rasa kami telah melakukan suksesi dengan benar dan tepat, tanpa gembar-gembor, menyeluruh, dan profesional," tegas Ferguson.

Lebih lanjut, Ferguson memberikan isyarat terkait alasan sebenarnya di balik pendepakan Moyes. Menurut Ferguson, Moyes kurang menyadari besarnya klub sekaliber MU. Ferguson pun mengklaim di bawah arahan Moyes, Rooney dkk bermain di luar karakter MU yang sebenarnya.

"Alasannya para pemain MU telah terbiasa memainkan irama permainan yang cepat. Jadi, jika temponya melambat, maka saat jeda tiba saya akan katakan pada mereka, bahwa apa yang mereka tampilkan bukanlah karakter MU yang sebenarnya. Bermain dengan kecepatan tak menghalangi kami meraih hasil yang diinginkan. Itulah pola dan cara kami bermain: penuh energi dan determinasi di sepertiga terakhir lapangan," tandasnya.

Selain soal gaya bermain, Ferguson menyesalkan keputusan Moyes yang mendepak seluruh staf kepelatihan timnya, termasuk tangan kanannya Mike Phelan. Ferguson pun dengan tegas menolak anggapan sebagian kalangan yang menyebutkan skuat yang diwariskannya pada Moyes terbilang kuno (tua) dan tak berkualitas. "Kuno adalah gambaran yang aneh dari struktur (skuat) yang saya tinggalkan di MU," ujarnya.

Simak berita dan artikel lainnya di Google News

Ikuti yang terbaru di WhatsApp Channel Beritasatu

Bagikan

BERITA LAINNYA

Loading..
ARTIKEL TERPOPULER





Foto Update Icon