SBY Tindak Tegas Pejabat Hambat Pembangunan

Jumat, 23 Desember 2011 | 10:49 WIB
DB
B
Penulis: Dion Bisara/WBP | Editor: B1
Presiden SBY dan Wapres Boediono
Presiden SBY dan Wapres Boediono (Antara)
Jika hambatan itu bisa dihilangkan niscaya ekonomi Indonesia bisa lebih maju lagi.

Presiden Susilo Bambang Yudhoyono (SBY) mengatakan birokrasi Indonesia masih menjadi hambatan pembangunan nasional.

Pemerintah akan mengambil langkah lebih tegas menata birokrasi sebelum masa jabatannya berakhir.

Jika hambatan itu bisa dihilangkan niscaya ekonomi Indonesia bisa lebih maju lagi.

"Birorasi ini kompleks tetapi tidak ada alasan untuk kita tidak sungguh-sungguh melakukan perubahan fundamental," kata SBY saat membuka rapat kerja nasional di Istana Bogor, hari ini.

Reformasi birokrasi kata Presiden, tidak hanya rencana aksi, namun identik dengan renumerasi. "Yang kita lihat outputnya, outcomenya berubah tidak," lanjutnya.

SBY mengatakan tidak akan segan-segan mengganti pejabat yang tidak komitmen penuh dalam memperbaiki birokrasi. "Kalau memang sungguh menjadi penghalang, mereka yang tidak mau berubah  harus kita ikhlaskan untuk tidak bersama-sama menjalankan tugas karena akan menggangu," kata SBY.

Selain birokrasi, SBY mengatakan persoalan infrastruktur dan korupsi juga jadi penghalang. Dia berharap, hambatan tersebut akan ditangani dengan baik dalam tiga tahun mendatang.

"Kalau bisa kita selesaikan masalah-masalah itu akan besar pengaruhnya. Ekonomi tumbuh dan tentu kesejahteraan rakyat juga dapat ditingkatkan," pungkasnya.

Simak berita dan artikel lainnya di Google News

Ikuti yang terbaru di WhatsApp Channel Beritasatu

Bagikan

BERITA LAINNYA

Loading..
ARTIKEL TERPOPULER





Foto Update Icon