ARB Jamin Munas Berjalan Sesuai AD/ART dan Demokratis

Rabu, 26 November 2014 | 00:34 WIB
NL
B
Penulis: Novy Lumanauw | Editor: B1
Ketua Umum Partai Golkar Aburizal Bakrie (tengahh) ketika memberikan keterangan.
Ketua Umum Partai Golkar Aburizal Bakrie (tengahh) ketika memberikan keterangan. (Fuska Sani/Suara Pembaruan)

Jakarta - Ketua Umum (Ketum) DPP Partai Golkar, Aburizal Bakrie (ARB) menjamin bahwa pelaksanaan Musyawarah Nasional (Munas) IX Partai Golkar di Bali tanggal 30 November sampai 4 Desember 2014, akan berjalan sesuai Anggaran Dasar dan Anggaran Rumah Tangga (AD/ART) partai.

Hal itu diungkapkan ARB untuk menepis tudingan, ada skenario memenangkan dirinya sebagai Ketum Golkar dengan penyelenggaran Munas yang dimajukan dari jadwal semula Januari 2015.

"Saya jamin (munas) akan dilaksanakan sesuai AD/ART dan secara demokratis memberikan kesempatan yang sama ke pada semua pihak (maju sebagai calon ketum)," tegas ARB saat jumpa pers di lobi Bakrie Tower, Jakarta, Selasa (25/11) malam.

ARB juga mengingatkan, penentu dalam munas nanti adalah pemegang hak suara. Dengan demikian, tidak ada skenario pemenangan sebagaimana ditundingkan kepada dirinya.

"Itu (pemenang) terserah kepada pemegang hak suara. Saya tidak bisa menentukan, DPP tidak bisa menentukan apa pemegang hak suara akan lakukan," tegasnya.

Sebelumnya, ARB disebut telah membuat skenario agar kembali terpilih dalam Munas Partai Golkar.

Skenario tersebut adalah memutuskan penyelenggaraan rapimnas di Yogyakarta pada 17-19 November 2014.

Kemudian, para ketua DPP Partai Golkar sudah dimintakan bahan laporan pertanggungjawaban di Munas nanti, yang dalam skenario disiapkan untuk digelar 27 November di Bandung, Jawa Barat.

Selanjutnya, dibuat persyaratan untuk dapat maju jadi calon Ketum, harus mendapatkan dukungan 10 persen DPD tingkat provinsi dan 30 persen DPD kabupaten/Kota.

Simak berita dan artikel lainnya di Google News

Ikuti yang terbaru di WhatsApp Channel Beritasatu

Bagikan

BERITA LAINNYA

Loading..
ARTIKEL TERPOPULER





Foto Update Icon