Tetangga Doakan Keluarga Fuad Amin Tabah

Kamis, 4 Desember 2014 | 14:22 WIB
B
B
Penulis: BeritaSatu | Editor: B1
Mantan Bupati Bangkalan yang juga Ketua DPRD Bangkalan Fuad Amin Imron (tengah) keluar dari gedung Komisi Pemberantasan Korupsi mengenakan baju tahanan, Jakarta, Selasa (2/12).
Mantan Bupati Bangkalan yang juga Ketua DPRD Bangkalan Fuad Amin Imron (tengah) keluar dari gedung Komisi Pemberantasan Korupsi mengenakan baju tahanan, Jakarta, Selasa (2/12). (Antara/Fanny Octavianus)

Pamekasan - Tetangga mendoakan keluarga Fuad Amin Imron diberi ketabahan meski Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) menangkap ketua DPRD Bangkalan itu dalam kasus dugaan suap suplai migas.

Joko Efendi (35), tetangga Fuad di Jalan Raya Saksak, Kelurahan Kraton, Bangkalan, Madura, berharap proses hukum di KPK segera selesai dan keluarga tersangka di Bangkalan diberi ketabahan oleh Allah SWT.

"Kami hanya bisa berdoa, agar keluarga tabah," kata Joko, saat melihat aksi penggeledahan oleh tim KPK di rumah Fuad di Jalan Raya Saksak, Bangkalan, Kamis (4/12).

Ia menuturkan, selama ini Ra Fuad, sapaan karib Ketua DPRD Bangkalan RKH Fuad Amin Imron, baik kepada tetangganya dan sering memberikan sumbangan apabila ada yang kena musibah, misalnya meninggal dunia.

Oleh karena itu, sambung Joko, sebagian tetangga Ra Fuad merasa heran, kenapa orang yang selama ini dikenal baik itu harus terjerat kasus hukum.

Wartawan Antara di Bangkalan melaporkan, penggeledahan rumah mewah Fuad di Jalan Raya Saksak oleh tim KPK ini mulai pukul 09.30 WIB dan hingga pukul 12.50 WIB masih berlangsung.

Selain rumahnya di Jalan Saksak, tim KPK juga melakukan penggeledahan di tempat usaha butik milik Fuad di Jalan Teuku Umar, dan rumah istri tuanya di Jalan M Kholil, Bangkalan.

Ketua DPRD Bangkalan Fuad Amin Imron ditangkap tim KPK dalam operasi tangkap tangan di rumahnya di Jalan Raya Saksak, Kelurahan Kraton, Bangkalan, sekitar pukul 00.30 WIB, Selasa dini hari.

Saat itu, tim KPK juga berhasil mengamankan uang senilai Rp700 juta, tiga koper berisi uang, serta beberapa dokumen penting di rumah Ketua DPRD yang juga tokoh kiai itu di Kabupaten Bangkalan ini.

Sementara, hingga saat ini, pihak keluarga Fuad di Bangkalan masih menutup diri dari wartawan dan belum bersedia dikonfirmasi terkait kasus dugaan korupsi yang membelit ketua DPRD di kabupaten paling barat Pulau Madura itu.

Simak berita dan artikel lainnya di Google News

Ikuti yang terbaru di WhatsApp Channel Beritasatu

Bagikan

BERITA LAINNYA

Loading..
ARTIKEL TERPOPULER





Foto Update Icon