Minum Miras Oplosan, 16 Orang Tewas
Kamis, 4 Desember 2014 | 19:00 WIB
Garut - Kasus keracunan minuman beralkohol mengakibatkan 16 orang meninggal dunia di Kabupaten Garut. Juru bicara Rumah Sakit Umum Dr. Slamet, Kabupaten Garut, Ade Sunarya mengatakan, pihaknya menerima 20 pasien sejak awal pekan ini.
"Yang tersisa menjalani perawatan empat orang. Tiga di antaranya sudah membaik, sementara yang satu masih observasi di ruang gawat darurat. Korban meninggal terakhir satu orang pada pukul 13:45 WIB," ujar Ade, Kamis (4/12).
Pasien-pasien ini datang dari berbagai daerah yang berbeda di Kabupaten Garut seperti Kecamatan Leles, Wanaraja, dan Cibatu. "Mereka bilang minuman itu bernama Cherrybelle. Diminum langsung dari plastik," kata Ade.
Pihak rumah sakit, sambung Ade, berupaya memberikan pelayanan maksimal terkait kasus keracunan alkohol ini. Kebanyakan dari pasien yang meninggal dunia akibat terlambat mendapatkan penanganan sebelum datang ke rumah sakit.
"Ada yang sudah tidak sadarkan diri, ada juga yang datang dan kondisinya memburuk hingga meninggal dunia," ujar Ade lagi.
Menyoal proses hukum, Ade mengungkapkan, pihaknya menyerahkan itu kepada penegak hukum. "Kami terus berkomunikasi dengan pihak kepolisian," kata Ade.
Simak berita dan artikel lainnya di Google News
Ikuti yang terbaru di WhatsApp Channel Beritasatu
BERITA LAINNYA
Jumlah Guru RI Terus Naik tetapi Fluktuatif!
B-FILES
Incar Pajak Marketplace, Purbaya Ingin Pedagang Offline-Online Setara




