Survei: Prabowo dan SBY Masih Layak Pimpin Parpol

Senin, 15 Desember 2014 | 16:21 WIB
HR
YD
Penulis: Hizbul Ridho | Editor: YUD

Jakarta - Peneliti politik Cyrus Network Hasan Nasbi memaparkan hasil surveinya di 33 provinsi soal urgensi regenerasi pimpinan partai politik. Menurut Hasan, mengambil contoh empat partai besar, PDI-P, Gerindra, Golkar dan Demokrat, terjadi pergeseran pendapat publik terhadap regenerasi.

"Dari jarak persepsi itu agak terbagi dua, Mega(wati Sukarnoputri) dan ARB (Aburizal Bakrie) persepsinya dekat, mereka dipersepsikan untuk melepaskan jabatan sebagai ketum. Pertanyaannya, mengingat ARB kembali menjabat dan Mega diminta kembali, masih layak atau tidak mereka menjabat lima tahun lagi," katanya di Jakarta Pusat, Senin (12/15).

Berdasar hasil survei yang Cyrus lakukan, 51 persen koresponden menginginkan ARB untuk tidak lagi memimpin Golkar, sedangkan 49 persen responden menganggap Mega tidak layak lagi memimpin PDI Perjuangan. Sementara itu, meskipun terbilang figur kawakan, Prabowo dan Susilo Bambang Yudhoyono dianggap masih layak memimpin parpol, masing-masing mendapat 65, 7 persen dan 54,9 persen.

"Hipotesis kita kenapa begitu, ada dua hal, Mega dan ARB sudah cukup lima tahun menjabat. Padahal belakangan berkembang mulai tersedia tokoh-tokoh pengganti. Di PDI-P banyak tokoh yang mampu menggantikan Mega. Sementara di Demokrat dan Gerindra belum ada yang menyamai kharisma masing-masing tokoh (SBY dan Prabowo)," ujarnya.

Hasil survei ini didapat dari 1.220 responden dari 33 provinsi, dan 122 desa dengan toleransi kesalahan sebesar 3 persen.

Simak berita dan artikel lainnya di Google News

Ikuti yang terbaru di WhatsApp Channel Beritasatu

Bagikan

BERITA LAINNYA

Loading..
ARTIKEL TERPOPULER





Foto Update Icon