Basuki: Di Transjakarta Banyak Mantan Sopir Metromini
Selasa, 16 Desember 2014 | 09:59 WIB
Jakarta - Gubernur DKI Jakarta Basuki Tjahaja Purnama mengakui banyaknya kecelakaan yang dialami bus Transjakarta belakangan tidak lepas dari para pengemudi yang kebanyakan mantan sopir Metromini dan Kopaja.
Seperti yang diketahui banyak orang, pengendara Metromini atau Kopaja kerap ugal-ugalan akibat mengejar setoran dan balapan mencari penumpang.
"Kita sudah bilang, Transjakarta ini banyak sopir-sopir yang mantan sopir Metromini atau yang lain. Selama ini tidak pernah ada sanksi dari operator," kata Basuki di Balai Kota, Selasa (16/12).
Karenanya, Basuki pun meminta kepada PT Transportasi Jakarta untuk (Transjakarta) untuk lebih ketat lagi dalam menerima calon pengemudi dari operator mulai tahun depan.
Pasalnya, tahun depan PT Transjakarta mulai akan diberikan Penyertaan Modal Pemerintah (PMP) dari DKI sebagai Badan Usaha Milik Daerah (BUMD) yang baru terbentuk.
"Makanya tahun depan, Transjakarta harus ketat (kepada operator), kalau sopir tidak beres mesti dicoret. Mobilmu kita kandangi," tegasnya.
Seperti diketahui, bus Transjakarta koridor VII jurusan PGC-Ancol menabrak pejalan kaki di Jalan Otista, Bidara Cina, Jatinegara, Jakarta Timur, Senin (15/12) kemarin.
Korban bernama M. Riski tersebut saat ini masih terbaring di Rumah Sakit UKI, Cawang. Korban mengalami kritis setelah ditabrak oleh bus Transjakarta bernomor polisi B 7455 IX dengan nomor bodi JMT-035.
Simak berita dan artikel lainnya di Google News
Ikuti yang terbaru di WhatsApp Channel Beritasatu
BERITA LAINNYA
Jumlah Guru RI Terus Naik tetapi Fluktuatif!
B-FILES
Incar Pajak Marketplace, Purbaya Ingin Pedagang Offline-Online Setara




