PAN Harus Buka Peluang Kader Muda Jadi Caketum
Sabtu, 10 Januari 2015 | 15:22 WIB
Jakarta - Direktur eksekutif Populi Center, Nico Hardjanto mengatakan, Partai Amanat Nasional (PAN) harus memberikan peluang kepada kader-kader muda yang potensial untuk menjadi pemimpin partai.
"PAN lahir setelah reformasi sebagai partai terbuka. Karenanya, PAN semestinya membuka ruang bagi kader muda untuk jadi pemimpin," ujar Nico seusai mengikuti sebuah diskusi di Menteng, Jakarta Pusat, Sabtu (10/1).
Dia menilai, jika calon ketua umum (caketum) PAN hanya mengerucut pada dua figur saja, yakni Hattas Rajasa dan Zulfikli Hasan, publik akan menilai PAN kekurangan kader. Padahal, lanjut dia, PAN sendiri memiliki sejumlah kader muda yang layak jadi ketua umum, di antaranya seperti Walikota Bogor, Arya Bima, dan Drajad Wibowo.
"Kader-kader muda ini harus didorong maju dalam kontestasi kongres. Kalah-menang urusan kedua, intinya maju dan dikenal secara luas oleh publik," tegasnya.
Dia juga mengkritisi ketergantungan PAN pada figur-figur tertentu. Ketergantungan ini, katanya, membuat perebutan kursi kepemimpinan PAN menjadi pertarungan figur, bukan pertaruangan idealisme.
"Atmosfer ini sudah mulai terasa jelang Kongres PAN. Ada pertarungan antara figur Hatta Rajasa, dan Amies Rais yang mendorong Zulkifli Hasan," tandasnya.
Simak berita dan artikel lainnya di Google News
Ikuti yang terbaru di WhatsApp Channel Beritasatu
BERITA LAINNYA
Jumlah Guru RI Terus Naik tetapi Fluktuatif!
B-FILES
Incar Pajak Marketplace, Purbaya Ingin Pedagang Offline-Online Setara




