Kerabat Penumpang Asal Tiongkok Protes Soal MH370

Kamis, 12 Februari 2015 | 15:19 WIB
LC
B
Penulis: Leonard AL Cahyoputra | Editor: B1
Ilustrasi pencarian MH370
Ilustrasi pencarian MH370 (Istimewa)

Kuala Lumpur - Kerabat penumpang asal Tiongkok pada maskapai Malaysia dengan nomor penerbangan MH370 yang hilang, melakukan protes di luar kantor induk pada Kamis (12/2), menuntut Malaysia menarik pernyataan yang menyatakan semua penumpang tewas.

Pemerintah Malaysia bulan lalu resmi megumumkan hilangnya pesawat tersebut sebagai kecelakaan dan mengatakan 239 orangg yang ada di dalamnya telah tewas, tindakan itu membuka jalan bagi klaim kompensasi .

Namun, pengumuman itu segera memicu kemarahan di antara anggota keluarga yang bingung, yang telah menolak tawaran kompensasi karena percaya dan berharap bahwa orang yang mereka cintai mungkin masih hidup.

Sekitar 15 orang berkumpul di luar gerbang maskapai di bawah terik matahari pada hari Kamis (12/2) dengan mengenakan topi putih dan T-shirt merah bertuliskan: "Doa untuk MH370."

Mereka membagikan plakat dalam bahasa Inggris seperti "Siapa yang dapat memberitahu kita apa yang terjadi", "Kembalilah MH370" dan "Hari ini adalah kita, besok bisa jadi Anda."

"Suami saya berada di penerbangan. Kami ingin pemerintah Malaysia untuk membatalkan deklarasi yang mereka buat," ucap Kelly Wen, istri seorang penumpang Cina yang hanya diidentifikasi sebagai Li, kepada AFP.

"Putri saya masih hidup!" teriak Zhang Huijun (56) sambil dihibur oleh wanita lain dari grup.

Pejabat Malaysia Airlines kemudian menangkut para pengunjuk rasa ke bandara kecil yang terdekat dan memberi mereka makan siang.

Batalkan Deklarasi

Kemudian, tiga wakil dari kelompok Tiongkok diantar pergi dalam sebuah van untuk bertemu dengan CEO Malaysia Airlines Grup Ahmad Jauhari Yahya.

Salah satu wakil Wen Wancheng (63), yang anak lelakinya ada di pesawat, mengatakan kepada wartawan bahwa pertemuan tersebut berlangsung selama 30 menit. Wen mengatakan mereka menyerahkan surat kepada Ahmad Jauhari yang isinya menuntut pembatalan deklarasi kecelakaan karena tidak ada bukti yang kredibel.

Wen mengatakan Malaysia Airlines harus membayar keluarga yang berjuang dengan kehidupan mereka setelah kehilangan orang yang mereka cintai, dan bahwa mereka akan meningkatkan tuntutan mereka kepada pejabat lainnya termasuk Perdana Menteri Najib Razak. Para keluarga Tiongkok juga menuntut untuk rincian lebih teratur pada operasi pencarian.

Malaysia Airlines mengatakan akan menanggapi tuntutan kerabat dalam beberapa hari ke depan. Namun memastikan tidak dalam posisi untuk memberikan klarifikasi lebih lanjut atau informasi teknis tentang nasib MH370 selain apa yang sudah tersedia dalam domain publik.

Para demonstran mengatakan mereka berada di sini untuk jangka panjang dan akan tinggal selama mungkin.

Keluarga Tiongkok berharap korban MH370 tiba di Malaysia pekan ini menjelang perayaan Tahun Baru Imlek.

MH370 menghilang pada 8 Maret 2014 setelah misterius dari Kuala Lumpur-Beijing.

Pesawat tersebut diyakini telah jatuh di Samudera Hindia selatan dari Australia Barat tapi tidak ada jejak ditemukan . Australia telah menjadi ujung tombak perburuan pesawat .

Penumpang Tongkok menyumbang sekitar dua pertiga dari 239 orang yang berada di atas pesawat Boeing 777.

Simak berita dan artikel lainnya di Google News

Ikuti yang terbaru di WhatsApp Channel Beritasatu

Bagikan

BERITA LAINNYA

Loading..
ARTIKEL TERPOPULER





Foto Update Icon