Pendaftaran Calon Komisioner Komnas HAM Sepi Peminat
Senin, 9 Januari 2012 | 19:34 WIB
"Buka pendaftaran sampai 31 Januari, sampai sekarang baru 13 orang yang mendaftar."
Ketua panitia seleksi komisioner Komnas HAM, Jimly Ashiddiqie, mengatakan pendaftaran calon komisioner sepi peminat.
Baru 40 formulir yang diambil dan pendaftar yang mengembalikan baru 13 orang. Padahal periode lalu pendaftar lebih dari 200 orang.
"Buka pendaftaran sampai 31 Januari, sampai sekarang baru 13 orang yang mendaftar," kata Jimly, di gedung DPR, Senin, hari ini.
Padahal panitia seleksi mengharapkan jumlah komisioner yang akan dipilih seharusnya lebih banyak dibandingkan periode lalu, sebab masih banyak kasus HAM yang terbengkalai.
"Kami usulkan Komnas dipimpin oleh 15 komisioner pada periode 2012-2017 karena makin banyaknya kasus, nanti kami (panitia seleksi) memilih 30," kata bekas Ketua Mahkamah Konstitusi itu.
Menurut Jimly, banyak figur yang layak menjadi komisioner Komnas HAM antara lain pengacara senior, Todung Mulya Lubis.
"Ada Todung Mulya Lubis lah itu pantas," lanjutnya.
Salah satu faktor peminat yang kurang, kata Jimly, karena media massa kurang memberitakannya.
Ketua panitia seleksi komisioner Komnas HAM, Jimly Ashiddiqie, mengatakan pendaftaran calon komisioner sepi peminat.
Baru 40 formulir yang diambil dan pendaftar yang mengembalikan baru 13 orang. Padahal periode lalu pendaftar lebih dari 200 orang.
"Buka pendaftaran sampai 31 Januari, sampai sekarang baru 13 orang yang mendaftar," kata Jimly, di gedung DPR, Senin, hari ini.
Padahal panitia seleksi mengharapkan jumlah komisioner yang akan dipilih seharusnya lebih banyak dibandingkan periode lalu, sebab masih banyak kasus HAM yang terbengkalai.
"Kami usulkan Komnas dipimpin oleh 15 komisioner pada periode 2012-2017 karena makin banyaknya kasus, nanti kami (panitia seleksi) memilih 30," kata bekas Ketua Mahkamah Konstitusi itu.
Menurut Jimly, banyak figur yang layak menjadi komisioner Komnas HAM antara lain pengacara senior, Todung Mulya Lubis.
"Ada Todung Mulya Lubis lah itu pantas," lanjutnya.
Salah satu faktor peminat yang kurang, kata Jimly, karena media massa kurang memberitakannya.
Simak berita dan artikel lainnya di Google News
Ikuti yang terbaru di WhatsApp Channel Beritasatu
Bagikan
BERITA LAINNYA
Jumlah Guru RI Terus Naik tetapi Fluktuatif!
INFOGRAFIK
ARTIKEL TERPOPULER
B-FILES
Incar Pajak Marketplace, Purbaya Ingin Pedagang Offline-Online Setara




