Jokowi Diminta Buka Muktamar NU pada Agustus
Kamis, 26 Februari 2015 | 14:05 WIB
Bogor - Pengurus Besar Nahdlatul Ulama (PBNU) bakal menggelar muktamar ke-33 pada 1-5 Agustus 2015. Muktamar direncanakan berlangsung di Jombang, Jawa Timur (Jatim). Karena itulah, Ketua Umum PBNU Said Aqil Siradj beserta jajaran pengurus lainnya bertemu dengan Presiden Joko Widodo di Istana Kepresidenan Bogor, Jawa Barat, Kamis (26/2). Presiden Jokowi diharapkan membuka muktamar tersebut.
"Kami mohon izin pada presiden, PBNU akan mengadakan muktamar ke-33, insya Allah di Jombang, Jatim. Baru kali ini muktamar di Jombang. Di Jatim sering, tapi di Jombang baru," kata Said seusai pertemuan.
Menurutnya, presiden menyambut dan mendukung serta mendoakan agar muktamar sukses. "Keputusan-keputusan muktamar diharapkan bermanfaat untuk bangsa, dan umat Islam pada khususnya. Bahkan bukan hanya itu, bagaimana caranya pola pikir NU itu bisa disebarkan di seluruh dunia," ujar Said.
Presiden, lanjutmua, telah menyatakan kesediaan membuka muktamar tersebut. "Target muktamar ialah mengokohkan kembali peradaban Islam sebagai fondasi keberlangsungan NKRI. Jadi Islam yang berbudaya dan beradab," katanya.
Dia mengungkapkan ribuan pengurus NU di seluruh Indonesia akan menghadiri muktamar. "Setiap cabang 7 orang, semuanya 482 cabang ditambah wilayah 34 provinsi," katanya.
Simak berita dan artikel lainnya di Google News
Ikuti yang terbaru di WhatsApp Channel Beritasatu
BERITA LAINNYA
Jumlah Guru RI Terus Naik tetapi Fluktuatif!
B-FILES
Incar Pajak Marketplace, Purbaya Ingin Pedagang Offline-Online Setara




