TNI Gelar Latihan Perang di Poso
Senin, 16 Maret 2015 | 13:30 WIB
Palu - TNI segera menggelar latihan perang di Kabupaten Poso, Sulawesi Tengah, yang diikuti sekitar 2.000 pasukan untuk memantapkan kesiapan personel.
"Jadi, tidak benar latihan itu untuk menangkap kelompok teroris," kata Kepala Penerangan Korem 132/Tadulako Mayor Arh Ihza Faly di Palu, Senin (16/3).
Dia belum mengetahui secara persis waktu latihan perang tersebut, namun diperkirakan akan dilaksanakan pada akhir atau awal Maret 2015.
Latihan perang gabungan tersebut akan dibuka Panglima TNI Jenderal Moeldoko, dan akan diikuti oleh beberapa kesatuan. Latihan tersebut akan berlangsung sekitar seminggu.
Dia mengatakan dipilihnya Poso sebagai tempat latihan karena lokasi tersebut memenuhi syarat dengan kondisi geografis yang berbukit-bukit. Kabupaten Poso juga memiliki lapangan udara dan laut sehingga sangat cocok untuk latihan perang.
Dia kembali menegaskan latihan militer itu tidak untuk menangkap gerombolan teroris yang saat ini bersembunyi di hutan.
"Menangkap teroris adalah tugas kepolisian. Kami hanya latihan perang," ujar Irzha.
Sebelumnya, Panglima Kodam VII/Wirabuana Mayjen TNI Bachtiar menyatakan TNI siap mengatasi terorisme di Kabupaten Poso. Menurutnya, saat ini sedang berlangsung penguatan wilayah berupa pembinaan teritorial oleh TNI di Kabupaten Poso.
"Jika diminta, kami siap. Tidak ada tawar-menawar soal itu," kata Bachtiar saat berkunjung ke Palu, beberapa waktu lalu.
Situasi keamanan di Kabupaten Poso saat ini masih kondusif. Polri juga sedang melakukan Operasi Camar Maleo 2015 yang fokus menangkap kelompok teroris dan memutus jaringannya.
Simak berita dan artikel lainnya di Google News
Ikuti yang terbaru di WhatsApp Channel Beritasatu
BERITA LAINNYA
Jumlah Guru RI Terus Naik tetapi Fluktuatif!
B-FILES
Incar Pajak Marketplace, Purbaya Ingin Pedagang Offline-Online Setara




