Hati-hati, Teknik "Bleaching" Bisa Bikin Gigi Ngilu

Sabtu, 11 April 2015 | 15:39 WIB
KT
B
Penulis: Kharina Triananda | Editor: B1
Dari kiri ke kanan: Jehezkiel Martua (GSK Oral Health Care Expert Marketing), Fenita Arie (artis) dan Danny Hadhyan (Marketing Director GSK) pada acara
Dari kiri ke kanan: Jehezkiel Martua (GSK Oral Health Care Expert Marketing), Fenita Arie (artis) dan Danny Hadhyan (Marketing Director GSK) pada acara "Sensodyne Enjoy Tanpa Ngilu! Zone" di Mal Living World, Tangerang, Sabtu (11/4). (Beritasatu.com/Kharina Triananda/Beritasatu.com/Kharina Triananda)

Tangerang - Ada beberapa faktor penyebab gigi ngilu atau sensitif, salah satunya memutihkan gigi dengan sodium perborat (bleaching).

"Teknik bleaching atau pemutihan gigi menggunakan zat asam yang disebut sodium perborat yang sudah ada takarannya. Zat ini bertugas mengikis lapisan terluar dari email pada gigi hingga yang terlihat lapisan paling dalam yang masih putih," kata GlaxoSmithKline (GSK) Oral Health Care Expert Marketing, Jehezkiel Martua pada jumpa pers "Sensodyne Enjoy Tanpa Ngilu! Zone" di Mal Living World, Tangerang, Sabtu (11/4).

Dikatakannya, teknik ini sebenarnya tidak berbahaya walaupun tetap berpotensi menyebabkan rasa ngilu karena email yang menipis. Namun, kondisi tersebut tetap bisa diatasi dengan teknik penyikatan gigi yang benar dan penggunaan pasta gigi yang tepat untuk gigi sensitif.

"Namun, yang menjadi masalah kadang pasien tidak puas dengan hasil dari proses bleaching. Mereka masih merasa belum putih dan akhirnya minta dilakukan bleaching kembali. Hal itu tentu semakin menipiskan email," ujarnya. 

Padahal dikatakannya, pigmen pada gigi sesuai dengan pigmen pada kulit setiap orang. Bila gigi cepat berubah warna biasanya disebabkan oleh faktor makanan minuman yang dikonsumsi.

Simak berita dan artikel lainnya di Google News

Ikuti yang terbaru di WhatsApp Channel Beritasatu

Bagikan

BERITA LAINNYA

Loading..
ARTIKEL TERPOPULER





Foto Update Icon