Diduga Memeras, Dua Oknum PNS di Bogor Tertangkap Tangan
Senin, 20 April 2015 | 20:17 WIB
Bogor - Kejaksaan Negeri Cibinong Bogor melakukan operasi tangkap tangan (OTT) atas dua pegawai negeri sipil (PNS) Pemkab Bogor. Kedua PNS berinisial HK dan D yang bertugas di UPT wilayah 1 Cibinong Kabupaten Bogor.
Keduanya ditangkap di kawasan Pergudangan, Kecamatan Sukaraja, Kabupaten Bogor, Senin (20/4/2015) siang. Kedua PNS diduga memeras seorang pengusaha kontraktor senilai Rp 81 juta.
Keduanya ditangkap empat petugas tim Kejaksaan Cibinong saat tengah menerima uang Rp 15 juta, sebagai uang terakhir dari permintaan Rp 81 juta. Dugaan pemerasan tersebut terkait pengurusan izin.
"Total uang yang sudah saya berikan sudah mencapai Rp 81 juta. HK itu otak pemerasan, sedangkan D itu stafnya. Uang terus diminta, tapi IMB enggak kunjung keluar," kata Endang Trianti, pemilik lahan pergudangan kepada para wartawan.
Endang mengatakan, sebelumnya kedua oknum tersebut meminta bertemu, pada Minggu (19/4) malam, di sebuah rumah makan di daerah Cimahpar, Kabupaten Bogor. Dalam pertemuan tersebut, HK dan D kembali meminta disediakan uang sebesar Rp 15 juta.
Endang menambahkan, bila J merupakan kontraktor pekerjaan pembangunan sebuah gudang miliknya di atas lahan seluas 2.400 m2. "Selama proses pembangunan, kedua pelaku kerap memerasnya," tambah Endang.
Penangkapan terjadi sekitar pukul 12.00 WIB berawal dari informasi yang diterima Kejaksaan Cibinong pagi harinya. Selanjutnya, empat petugas dari Kejaksaan Cibinong diterjunkan ke lokasi.
Tim melakukan pemantauan sejak pukul 10.00 WIB pagi. Kemudian sekitar pukul 12.00 WIB, petugas langsung melakukan penggerebekan ke dalam bangunan. Di dalam gudang, para petugas kejaksaan mendapati kedua PNS sedang melakukan pemerasan terhadap J. Selanjutnya, ketiganya dibawa ke Kantor Kejaksaan untuk dilakukan pemeriksaan lebih lanjut.
Hingga saat ini, pemeriksaan masih berlanjut dan pihak Kejaksaan Negeri Cibinong belum memberikan keterangan resmi terkait penangkapan tangan tersebut.
Simak berita dan artikel lainnya di Google News
Ikuti yang terbaru di WhatsApp Channel Beritasatu
BERITA LAINNYA
Jumlah Guru RI Terus Naik tetapi Fluktuatif!
B-FILES
Incar Pajak Marketplace, Purbaya Ingin Pedagang Offline-Online Setara




