Ledakan Gas Elpiji Lukai 6 Warga Cisarua

Rabu, 29 April 2015 | 00:02 WIB
VS
B
Penulis: Vento Saudale | Editor: B1
Kediaman rumah Nanang Hidayat (37) di Kebon Jahe RT 4 RW 2 Citeko, Cisarua, Bogor. Gas meledak di rumah Nanang pada Selasa (28/4).
Kediaman rumah Nanang Hidayat (37) di Kebon Jahe RT 4 RW 2 Citeko, Cisarua, Bogor. Gas meledak di rumah Nanang pada Selasa (28/4). (Vento Saudale)

Bogor - Enam warga menderita luka bakar akibat kebocoran gas elpiji 3 kilogram (kg) yang menimbulkan ledakan dan sambaran api di satu rumah yang berlokasi di Kebon Jahe RT 4 RW 2 Citeko, Cisarua, Bogor, Selasa (28/4) pukul 20.30.

Kepala Kepolisian Sektor Cisarua, Komisaris Musimin, yang ditemui di lokasi, mengatakan, keenam korban tersebut adalah suami istri bernama Nandang Hidayat (37) dan Siti Sarifah (33) serta anak mereka bernama Ajeng Fitriani yang masih berusia 3 tahun, suami istri bernama Maharja (60) dan Sukaesih (55), dan Rahmat (14), adik ipar Nanang. Hingga pukul 23.30, mereka masih dirawat di RS Paru Goenawan Partowidigdo di Cisarua, sekitar 2-3 kilometer dari lokasi kejadian.

Dalam keterangannya Musimin menjelaskan, peristiwa itu bermula dari pembelian gas elpiji oleh Nanang. Saat hendak memasang tabung, Nanang merasa ada kebocoran, sebab tabung hijau tersebut mengeluarkan bunyi dan bau gas. Nanang kemudian meminta tolong kepada Razak, tetangga sekaligus pengecer gas elpiji 3 kg, untuk membetulkannya.

Diduga, seusai memperbaiki tabung itu, kompor dinyalakan. Padahal, saat itu, gas masih ada di dalam rumah. Akibatnya, terjadi ledakan dan api menyambar dan mengenai para korban yang sedang berada di dalam rumah.

Akibatnya, api mengenai tubuh Rozak, Nanang dan empat penghuni rumah lainnya. Luka bakar yang diderita para korban cukup serius. "Seluruh korban langsung dilarikan ke RSPG dan saat ini masih mendapatkan penanganan medis di ruang IGD," kata Musimin.

Musimin menambahkan, pihaknya masih melakukan penyelidikan terkait kejadian tersebut. Barang bukti tabung gas dan selang serta regulator sudah diamankan petugas. Lokasi kejadian juga sudah dipasang garis polisi.

Sementara itu, belum ada keterangan resmi dari RSPGP terkait kondisi para korban. Informasi dari IGD, para korban masih dirawat karena menderita luka cukup parah yakni di atas 40 persen. Kemungkinan, para korban dirujuk ke rumah sakit lain.

Simak berita dan artikel lainnya di Google News

Ikuti yang terbaru di WhatsApp Channel Beritasatu

Bagikan

BERITA LAINNYA

Loading..
ARTIKEL TERPOPULER





Foto Update Icon