Lippo Group Garap "Mixed Use" di Bitung Senilai Rp 800 Miliar
Selasa, 2 Juni 2015 | 23:52 WIB
Jakarta - Lippo Group mengembangkan proyek properti terpadu (mixed use) senilai Rp 800 miliar di Kota Bitung, Provinsi Sulawesi Utara (Sulut). Langkah awal, pengembang properti itu melakukan penandatanganan perjanjian kerjasama dengan pemerintah kota Bitung. Penandatanganan dilakukan Presiden Lippo Group Theo L Sambuaga dan Walikota Bitung, Hanny Sondakh, di Kantor Pemerintah Kota Bitung, Sabtu (1/6).
"Penandatanganan Perjanjian Kerjasama ini merupakan wujud komitmen Lippo Group terhadap pembangunan daerah di Indonesia dalam segala aspek kehidupan," kata Theo L Sambuaga, dalam siaran persnya, di Jakarta, Selasa (2/6).
Menurut dia, pihaknya meyakini bahwa kemajuan suatu daerah akan berdampak langsung kepada perekonomian setempat. Selain itu, berdampak pada kemajuan kualitas sumber daya manusia yang akan memberikan kontribusi signifikan terhadap peningkatan kualitas hidup masyarakat dan kemajuan bangsa secara umum.
Theo mengatakan, Lippo Group sebagai kelompok usaha terkemuka di Indonesia berkomitmen untuk merespons harapan serta undangan Pemprov dan masyarakat Sulut. Khususnya, kata dia, undangan dalam membangun sarana kesehatan rumah sakit dan sarana pendidikan. Selain itu, pusat bisnis perbelanjaan/retail dan perbankan serta sarana pariwisata perhotelan.
Karena itu, jelas dia, proyek mixed-use yang akan dibangun memiliki luas bangunan 60.000 meter persegi (m2). Bangunan itu terdiri atas sekolah, rumah sakit berkapasitas lebih dari 200 tempat tidur, pusat bisnis retail dan hotel yang memiliki ballroom. Sedangkan fasilitas parkir akan dapat menampung sekitar 500-an mobil dan 600 motor.
"Pembangunan daerah tidak terlepas dari pengembangan sumber daya manusia. Seluruh proyek Lippo Group akan berkontribusi terhadap meningkatnya perekonomian regional dan secara langsung menyediakan lapangan kerja baru. Contohnya seperti proyek mixed-use ini akan dapat menyerap ribuan tenaga kerja yang berasal dari Bitung dan sekitarnya," tutur Theo.
Dia menjelaskan, proyek yang dikembangkan Lippo Group selalu dilaksanakan dalam berbagai bidang kehidupan secara berkesinambungan. Proyek-proyek itu dilaksanakan oleh unit-unit usaha yang bernaung di dalam Lippo Group seperti group rumah sakit Siloam Hospitals dan bidang pendidikan dibawah Yayasan Pelita Harapan. Selain itu, proyek residensial Lippo Homes, fasilitas perhotelan Hotel Aryaduta Group, pusat bisnis retail Lippo Malls Indonesia, dan perbankan Bank Nobu.
Simak berita dan artikel lainnya di Google News
Ikuti yang terbaru di WhatsApp Channel Beritasatu
BERITA LAINNYA
Jumlah Guru RI Terus Naik tetapi Fluktuatif!
B-FILES
Incar Pajak Marketplace, Purbaya Ingin Pedagang Offline-Online Setara




