Basuki Ingin Depo MRT dan Rusunawa di Kampung Bandan Rampung 2016

Rabu, 10 Juni 2015 | 12:52 WIB
LT
B
Penulis: Lenny Tristia Tambun | Editor: B1
Gubernur DKI Jakarta Basuki Tjahaja Purnama
Gubernur DKI Jakarta Basuki Tjahaja Purnama (BeritaSatu.com/Lenny Tristia Tambun)

Jakarta - Gubernur DKI Jakarta Basuki Tjahaja Purnama memastikan sebelum pembangunan transportasi publik Mass Rapid Transit (MRT) tahap II (Bundaran Hotel Indonesia-Kampung Bandan) dimulai, pembangunan depo MRT dan rumah susun sederhana sewa (Rusunawa) di Kampung Bandan telah rampung.

Ditargetkan pembangunan MRT Koridor Utara-Selatan tahap I dengan rute Lebak Bulus-Bundaran Hotel Indonesia (HI) dapat selesa pada 2018. Namun, pada 2017 diharapkan pembangunan tahap II dengan rute Bundaran HI-Kampung Bandan sudah bisa dilakukan. Sehingga pada 2020, pembangunan MRT tahap I dan II telah rampung, lalu bisa dioperasikan.

Seiring pembangunan MRT, Basuki menginginkan dilaksanakan pembangunan rusunawa di samping Stasiun Kampung Bandan dan depo MRT Jakarta. Diharapkan keduanya dapat dirampungkan pada 2016 dan mulai digunakan pada 2017.

"Jadi saat MRT tahap II rampung, kita sudah siapin depo dan rusun. Jadi nanti seluruh kawasan kereta api ini akan menjadi TOD (transit oriented development) yang bagus," ujarnya.

Kepala Daerah Operasi (Kadaops) I PT KAI Apriyono mengatakan, pembangunan depo MRT dan rusunawa di Kampung Bandan dilakukan di lahan yang terpisah. Namun, lahan tersebut tetap milik PT KAI.

"Sudah ada pembicaraan mengenai pembangunan Depo MRT dan rusunawa. Tapi lahannya lain antara lahan rusun dengan depo MRT. Tapi tetap di atas lahan milik PT KAI," kata Apriyono.

Direktur Utama PT MRT Jakarta Dono Boestami mengatakan, untuk pembangunan depo MRT yang terintegrasi dengan rusunawa Kampung Bandan, hingga saat ini pihaknya masih menunggu surat penugasan dari Gubernur DKI untuk melanjutkan studi kajian pembangunan MRT dari Bundaran HI ke Kampung Bandan.

"Sebelumnya kami sudah punya pre feasibility study dari Lebak Bulus ke Kampung Bandan. Nah sekarang, kami mau membuat lagi studi secara menyeluruh dari Bundaran HI ke Kampung Bandan. Nanti dari situ jelas bagaimana membangun depo MRT yang terintegrasi dengan rusunawa," ujarnya.

Simak berita dan artikel lainnya di Google News

Ikuti yang terbaru di WhatsApp Channel Beritasatu

Bagikan

BERITA LAINNYA

Loading..
ARTIKEL TERPOPULER





Foto Update Icon