Ini Tausiyah Tarawih JK di Masjid Sunda Kelapa

Minggu, 21 Juni 2015 | 21:57 WIB
B
B
Penulis: BeritaSatu | Editor: B1
Wakil Presiden Jusuf Kalla
Wakil Presiden Jusuf Kalla (Antara/Muhammad Adimaja)

Jakarta - Wakil Presiden Jusuf Kalla menegaskan, pemimpin suatu negara harus menerapkan prinsip-prinsip demokratis dan memberikan keadilan bagi rakyatnya yang selaras dengan Islam sebagai rahmat bagi semesta alam.

"Pemimpin harus demokratis dan memberikan keadilan bagi rakyatnya," kata JK saat memberikan tausiyah tarawih di Masjid Sunda Kelapa, Jakarta Pusat, Minggu (21/6) malam.

Menurut Wapres, banyaknya konflik di negara-negara di kawasan Timur Tengah (Timteng) adalah karena adanya kepemimpinan yang tidak demokratis dan tidak menghargai aspirasi masyarakatnya.

JK juga menyoroti bahwa pemimpin di negara-negara kawasan Timteng itu hanya pemimpinnya yang menikmati hasil kekayaan alam yang dimiliki dalam negeri itu.

"Apa yang harus kita pelajari? Di negara-negara yang sebelumnya makmur dan penghasil minyak bumi kita lihat bisa menghancurkan diri sendiri," katanya.

Wapres mengemukakan kondisi di negara-negara itu karena sebagian tidak demokratis dan tidak memberikan hak-hak kepada bangsa mereka sendiri mengenai apa yang mereka pilih.

JK juga menyatakan perbedaan ideologi yang juga kerap mengakibatkan pertikaian seperti perbedaan pandangan agama antara Sunni dan Syiah yang dapat menjadi konflik.

Wapres menuturkan, perbedaan terkait Sunni dan Syiah juga ada di sini tetapi di Indonesia tetap saling menghormati.

"Meski ada riak-riak tapi tdk terjelma menjadi bunuh-membunuh," katanya.

Untuk itu, Ketua PMI Pusat itu juga menegaskan pentingnya toleransi guna menjaga keharmonisan kehidupan antarumat beragama sebagaimana yang tercipta di bumi nusantara ini.

Simak berita dan artikel lainnya di Google News

Ikuti yang terbaru di WhatsApp Channel Beritasatu

Bagikan

BERITA LAINNYA

Loading..
ARTIKEL TERPOPULER





Foto Update Icon