Sumsel Targetkan Kunjungan Wisatawan Tiongkok Naik 10%

Rabu, 24 Juni 2015 | 09:29 WIB
B
B
Penulis: BeritaSatu | Editor: B1

Palembang - Dinas Pariwisata Sumatera Selatan (Sumsel) menargetkan, jumlah wisatawan asal Tiongkok naik 10 persen pada 2015, meskipun masih terkendala infrastruktur dan beragam fasilitas pendukung lainnya.

Kepala Dinas Kebudayaan dan Pariwisata Sumsel, Irene Camalyn di Palembang, mengatakan, pemerintah akan menggencarkan promosi dengan menggandeng sejumlah biro perjalanan sembari memperbaiki infrastruktur.

"Strategi pemasaran yang akan lebih diperkuat, salah satunya dengan menggandeng biro perjalanan dan berkunjung langsung ke kedutaan Tiongkok. Melalui mereka akan ditawarkan beragam paket wisata, terutama yang memiliki kedekatan dengan warga Tiongkok," kata Irene, Palembang, Rabu (24/6).

Ia menerangkan, meski hanya menargetkan tumbuh 10 persen dari tahun lalu, atau naik dari 8.000 orang per tahun menjadi 8.800 orang pada 2015, tapi Sumsel tetap fokus membidik wisatawan asal Tiongkok.

"Hampir seluruh negara di Asia membidik wisatawan asal Tiongkok, karena ada sekitar 100 juta orang penduduknya yang berpergian dalam satu tahun. Kota Palembang sendiri, sebagai kota yang dalam sejarah sempat disinggahi Laksamana Cheng Ho hingga tiga kali, tentunya tidak mau membuang kesempatan ini," kata Irene.

Untuk itu, Disbudpar Sumsel gencar menggelar kegiatan promosi di dalam dan luar negeri untuk mempromosikan wisata jalur sutra perjalanan Laksamana Cheng Ho itu.

"Beragam kegiatan internasional yang sering diselenggarakan di Palembang menjadi salah satu cara untuk mempromosikan pariwisata. Selain ini, Disbudpar juga aktif mengunjungi kedutaan dan biro perjalanan untuk menginformasikan mengenai paket wisata," kata dia.

Ia menambahkan, upaya itu telah membuahkan hasil karena belum lama ini, Asosiasi Penulis Tiongkok mendatangi Palembang untuk melihat langsung peninggalan Kerajaan Sriwijaya di Taman Purbakala Bukit Siguntang.

"Selain membidik wisatawan Tiongkok, Sumsel juga berupaya meningkatkan kunjungan wisatawan dari Singapura dan Malaysia, karena sudah ada penerbangan langsung dari Palembang. Sementara itu, tiga negara ini masih menjadi penyumbang tertinggi jumlah wisatawan," kata dia.

Kota Palembang memiliki sejumlah potensi wisata, yakni wisata religi, wisata kuliner, wisata belanja, wisata sejarah/heritage.

Untuk wisata religi, Pulau Kemaro selalu dipadati ribuan warga keturunan Tionghoa untuk merayakan Imlek, karena terdapat Klenteng Hok Tjing Rio dan berkembangnya legenda cari jodoh.

Saat ini, wisatawan berkunjung ke Indonesia sekitar 35 persen tertarik terhadap faktor alam, seperti ekologi dan kelautan. Sekitar 60 persen tertarik kuliner, religi, dan sejarah, sementara peminat wisata buatan seperti pertunjukan dan beragam pameran hanya 5 persen.

Sementara ini, jumlah kunjungan wisatawan ke Sumsel sekitar 3 juta jiwa per tahun, sedangkan tahun ini, Dinas Kebudayaan dan Pariwisata Provinsi Sumsel menargetkan meningkat pesat hingga menebus 5 juta orang.

Simak berita dan artikel lainnya di Google News

Ikuti yang terbaru di WhatsApp Channel Beritasatu

Bagikan

BERITA LAINNYA

Loading..
ARTIKEL TERPOPULER





Foto Update Icon