SMR Serius Garap Segmen Rumah Menengah di Depok

Senin, 13 Juli 2015 | 16:35 WIB
IM
FH
Penulis: Imam Mudzakir | Editor: FER
Puri Insani, produk premium Grand Depok City
Puri Insani, produk premium Grand Depok City (GDC)

Depok - PT Sanubari Mandiri Realtindo (SMR Group) menyeriusi pasar properti kelas menengah di Kota Depok, Jawa Barat. Pengembang meluncurkan dua klaster premium di kawasan Grand Depok City (GDC), dengan harga Rp 1,3 miliar per unit.

GM Marketing & Promotion SMR Group, Tony Hartono mengatakan, pihaknya meluncurkan dua klaster baru, Puri Insani (17 unit) dan Viscany Residence (103 unit). Peluncuran dua klaster baru di kawasan GDC ini untuk memenuhi pesatnya perkembangan bisnis properti di Kota Depok.

"Permintaan hunian untuk kelas menengah di kawasan Depok cukup tinggi. Bahkan, populasi kelas menengah di kota ini mencapai 2 juta orang. Kami yakin produk yang diluncurkan ini bisa terserap semua sampai akhir tahun," kata Tony, di Depok, pekan lalu.

Puri Insani yang diluncurkan bertepatan dengan Bulan Suci Ramadhan, hanya memiliki 17 unit eksklusif, dengan luas tanah 120 meter persegi dan luas bangunan mencapai 93 meter persegi. Setiap unit dijual dengan harga Rp 1,3 miliar.

"Rumah ini sasarannya adalah kelas menengah. Permintaan cukup bagus untuk hunian denga harga Rp1 miliar. Karena itu kami luncurkan produk ini," kata dia.

Klaster Puri Insani memiliki total luas lahan 2.000 meter persegi lebih, yang diperuntukkan bagi 17 hunian tingkat dua. Beberapa kelebihan klaster ini, kata dia, desain arsitektur yang menarik dengan gaya modern. Satu unit berlantai dua, dengan tiga kamar tidur, dua carpot, dan mengadopsi desain khusus Classic Mediteran.

Selain itu, Puri Insani pun memiliki kelebihan lainnya yang dapat memanjakan penghuninya. "Seperti misalnya berada di area premium dan lokasinya berdekatan dengan sejumlah fasilitas lainnya yang disediakan GDC," ujar Tony.

Sementara itu, klaster Viscany Residence telah dipasarkan sejak dua bulan lalu, sebanyak 103 unit. Sama seperti Puri Insani, unit Viscany dibangun dua lantai. Hanya saja luas bangunan lebih kecil, yakni 68 meter persegi, dengan luas tanah 120 meter persegi. Unit di klaster ini bisa dijadikan sebagai rumah tumbuh.

"Animo pasar untuk memiliki klaster yang dibandrol dengan hargaRp1,1 miliar ini, sangat tinggi. Hal ini terbukti dalam waktu dua bulan, kami berhasil menjual 60 persen dari total 103 unit yang diluncurkan," kata dia.

Klaster Viscany Residence memiliki kelebihan dan keunikan tersendiri, seperti konsep one gate system dengan keamanan 24 jam, penataan lansekap yang mengedepankan kehidupan asri dan alami.

Simak berita dan artikel lainnya di Google News

Ikuti yang terbaru di WhatsApp Channel Beritasatu

Bagikan

BERITA LAINNYA

Loading..
ARTIKEL TERPOPULER





Foto Update Icon