Polresta Bekasi Prediksi Arus Mudik Mulai Ramai Lancar Sore Ini
Selasa, 14 Juli 2015 | 16:01 WIB
Bekasi - Arus mudik di Bekasi, hingga 13.00, terpantau masih sepi. Menurut Kepala Pos Pelayanan (Kaposyan) II BCP, Kota Bekasi, AKP Purwito, arus mudik kendaraan roda dua akan tampak padat lancar sekitar pukul 17.00 WIB hingga besok (15/7) pagi.
"Saat ini masih sepi. Tapi nanti sore, kendaraan roda dua pasti ramai dari daerah Sumber Artha sampai perbatasan tol Bekasi Timur," kata AKP Purwito kepada Beritasatu.com di pos pelayanan mudik, Selasa (14/7). Sedangkan, menurut dia, jalur sepanjang Kalimalang ini memang dipenuhi motor karena mobil jelas melewati jalur tol.
"Namun untuk tahun ini, saya rasa keramaian sepanjang Kalimalang ini tidak akan sampai berhenti total. Meskipun ramai, perjalanannya tetap mengalir. Di persimpangan lampu merah pun, personel di lapangan akan mendahulukan jalur para pemudik," tambahnya. Menurut AKP Purwito, mudik tahun ini memang tergolong sepi.
"Namun sejak tanggal 11 Juni, memang volume pengendara motor terus meningkat. Misalnya pantauan kemarin (13/7), pukul 08.00 hingga 20.00 WIB ada 13.054 motor. Pada 20.00 sampai 08.00 pagi tadi, naik menjadi 31.897 motor," kata AKP Purwito.
Hal serupa dinyatakan AKP Subadi di OPS Ketupat Jaya wilayah II (Legenda), Bekasi. Sampai saat ini, kemacetan belum tampak di wilayah sepanjang perbatasan tol Bekasi Timur hingga Legenda. "Sepertinya karena libur bersama baru mulai hari ini, jadi nanti sekitar jam 5 baru akan ramai," jelas AKP Subadi. Jika dibanding tahun lalu, kata dia, arus mudik tahun ini memang menurun dengan tahun lalu.
Ipda Supanta (pos wilayah II Legenda) menambahkan, hingga H-3 ini memang sangat normal. "Saya dapat kabar dari rekan saya yang mudik Bekasi-Yogyakarta, sampai 12 jam. Itu artinya masih normal saja. Lagipula karyawan yang hendak ke Yogya, Solo, dan Surabaya pun belum berangkat sampai siang ini," kata Ipda Supanta. Ia menambahkan, saat ini kemungkinan jalur yang sudah ramai adalah Pekalongan, Brebes, dan Tol Cikopo-Palimanan.
Meskipun demikian, kesiapan dan pengamanan terus dilakukan secara maksimal. "Simpul pusat kemacetan ada di titik Legenda ini, karena ada banyak jalur pertemuan pengendara yang keluar tol, masuk tol, dan yang menuju jalur Pantura," tutur AKP Subadi.
Di titik pos Legenda, terdapat enam anggota Polri, empat personel kesehatan, tiga personel DLLAJR, enam personel Pemuda Pancamarga, dan dua personel Pramuka. Untuk di pos pelayanan BCP, kata AKP Purwito, gabungan pelayanannya pun serupa, hanya jumlahnya saja yang berbeda.
"Sepanjang Sumber Artha hingga perbatasan tol Bekasi Timur ada 15 titik, setelah itu sudah ada di bawah kordinasi lain. Tapi pada umumnya satuan dalam pos pelayanan mudik sama. Sehingga, ketika ada keadaan darurat di mana pun, bisa kita eksekusi dengan cepat," jelas AKP Purwito. Selain kesiapan anggota, persiapan peralatan traffic booth dan penerangan pun sudah maksimal.
Menurut AKP Subadi, salah satu penyebab menurunnya volume kendaraan bermotor adalah banyaknya program mudik gratis. Dengan demikian, pengguna motor pun bisa beralih menggunakan bus yang disediakan.
Selain itu, kepadatan berkurang juga karena pengendara mobil semakin jarang melewati jalur Kalimalang, mengingat banyaknya jalan tol baru yang sudah dibuka. "Selain yang karyawan, banyak yang sudah pulang kampung dari jauh-jauh hari. Prediksi kita untuk Bekasi, tahun ini tidak sepadat tahun kemarin," jelasnya.
Simak berita dan artikel lainnya di Google News
Ikuti yang terbaru di WhatsApp Channel Beritasatu
BERITA LAINNYA
Jumlah Guru RI Terus Naik tetapi Fluktuatif!
B-FILES
Incar Pajak Marketplace, Purbaya Ingin Pedagang Offline-Online Setara




