Hendak Menilang Pemotor, Polantas Kena Bogem Mentah
Selasa, 14 Juli 2015 | 18:51 WIB
Jakarta - Aksi Lukman Hakim terbilang nekat. Pemuda berusia 19 tahun ini melawan dan diduga memukul polisi lalu lintas, Brigadir Ali. Sebabnya, Lukman tidak mau ditilang di kawasan Blok M, Kebayoran Baru, Jakarta Selatan, Selasa (14/7).
Berdasarkan informasi yang dihimpun, kronologi kejadian bermula ketika Lukman yang berboncengan dengan pacarnya Siti (19), menggunakan sepeda motor Satria FU 150 B 6659 WLF, melintas di lampu merah Blok M, sekitar pukul 12.30 WIB.
Lantaran Siti tak menggunakan helm, Brigadir Ali kemudian menegurnya. Kepada Lukman, Ali menanyakan kelengkapan surat-surat kendaraan, seperti Surat Tanda Nomor Kendaraan (STNK) dan Surat Izin Mengemudi (SIM).
"Saya melihat ada kendaraan bermotor tidak menggunakan helm. Kemudian, saya tegur. Saya minta mengeluarkan surat-surat kendaraan," ujar Ali, Selasa (14/7).
Saat mengecek surat kendaraan, tambahnya, tiba-tiba Lukman langsung mengambil paksa STNK. Diduga Lukman ingin melarikan diri lantaran tak memiliki SIM.
Alhasil, terjadi tarik-menarik yang berujung pemukulan. Keributan itu membuat rompi Brigadir Ali robek dan topi yang dikenakannya terjatuh. "Dia malah mengambil paksa dan memukul saya di bagian kepala. Pet (topi) saya sampai jatuh gara-gara dipukul," aku Brigadir Ali.
Melihat peristiwa itu, beberapa polisi yang bertugas langsung mengamankan Lukman ke dalam pos polisi di Blok M. "Teman-teman di pos langsung membantu untuk mengamankan pelakunya," tandas Brigadir Ali.
Sementara itu, Lukman mengaku hanya reflek saja ketika melakukan tindakan itu. Sebab saat itu lampu sudah berwarna hijau. "Itu refleks karena emosi saja. Soalnya sudah lampu hijau dan buru-buru," singkatnya.
Simak berita dan artikel lainnya di Google News
Ikuti yang terbaru di WhatsApp Channel Beritasatu
BERITA LAINNYA
Jumlah Guru RI Terus Naik tetapi Fluktuatif!
B-FILES
Incar Pajak Marketplace, Purbaya Ingin Pedagang Offline-Online Setara




