Pakar Italia Temukan Gigi Berusia 14.000 Tahun
Minggu, 19 Juli 2015 | 08:29 WIB
Dunia kedokteran gigi memiliki dokumentasi gigi yang berusia 14.000 tahun. Gigi itu sebagian sudah dibersihkan dan merupakan gigi tertua di dunia yang dimiliki para pakar kedoteran gigi.
Dokumentasi ini dipublikasikan dalam ABC Australia, Jumat (17/8).
Peneliti yang dipimpin oleh Stefano Benazzi, seorang ahli paleoantropologi di University of Bologna, Italia menyatakan, gigi ini merupakan bukti arkeologis tertua yang telah terinfeksi.
"Ini merupakan bukti tak terbantahkan dari operasi gigi dan tengkorak di masa lalu, tepatnya ke periode Mesolithic - Neolitik, sekitar 9,000 - 7,000 tahun," kata Benazzi.
Pemilik gigi ini adalah seorang pemuda, berusia sekitar 25 tahun, yang tinggal di Italia utara.
Kerangkanya juga ditemukan dalam kondisi terawat baik dan ditemukan pada 1988 di Italia, di tempat pemakaman batu bernama Ripari Villabruna.
Temuan itu berusia antara 13.820 - 14.160 tahun dan tersimpan di University of Ferrara untuk studi lanjut.
"Rongga yang ditemukan pada gigi merupakan lesi karies sederhana," kata Benazzi.
Merinci temuan mereka dalam jurnal Scientific Reports, Benazzi dan timnya menunjukkan bahwa bentuk pengobatan gigi sudah diadopsi di akhir Palaeolithic.
Pada saat itu, tusuk gigi mungkin terbuat dari tulang dan kayu, yang digunakan untuk menghilangkan partikel makanan di antara gigi.
Namun, sampai sekarang tidak ada bukti temuan tusuk gigi dari zaman Palaeolithic dengan kerusakan gigi.
"Ini menunjukkan bahwa pada akhir Paleolitik, manusia sadar tentang efek buruk dari karies dan ada pengobatan invasif untuk membersihkan rongga gigi dalam," tambahnya.
Menurut ahli lain, Marco Peresani dari University of Ferrara, penemuan ini merupakan momen kunci dalam pengembangan praktik bedah gigi di masa depan.
"Ini menunjukkan bahwa manusia memiliki ketangkasan, keterampilan kreatif, dan teknologi yang dikelola dengan baik untuk memproduksi alat-alat kedokteran gigi sebelum masa Neolitik," kata Peresani.
Simak berita dan artikel lainnya di Google News
Ikuti yang terbaru di WhatsApp Channel Beritasatu
BERITA LAINNYA
Jumlah Guru RI Terus Naik tetapi Fluktuatif!
B-FILES
Incar Pajak Marketplace, Purbaya Ingin Pedagang Offline-Online Setara




