3 Oknum Wartawan Mingguan Bekasi Diamankan Polisi
Kamis, 20 Agustus 2015 | 15:25 WIB
Bekasi - Polresta Bekasi Kabupaten mengamankan tiga oknum wartawan yang diduga melakukan pemerasan dan penganiayaan pada Rabu (19/8) malam.
Satu pelaku di antaranya mengaku sebagai anggota intelijen TNI namun begitu dikonfirmasi oleh kepolisian, ternyata bohong. Para pelaku tersebut adalah FE (56), SS (37) dan ES (42).
Berdasarkan keterangan korban bernama Oklivan (47) di Mapolresta Bekasi Kabupaten, kejadian berawal saat dirinya keluar dari penginapan di daerah Jakarta Timur.
"Ketiga pelaku membuntuti dari Jakarta Timur menuju ke rumah saya," ujar Oklivan.
Dia mengatakan, tempat tinggalnya berada di Desa Mekarmukti, Kecamatan Cikarang Utara, Kabupaten Bekasi, Jawa Barat.
Merasa ada yang membunti, kata dia, dirinya melajukan kendaraannya ke Mapolresta Bekasi Kabupaten.
"Ketiga orang tersebut juga ikut masuk ke Polres," katanya.
Lalu Oklivan turun dari mobil dan menanyakan maksud ketiga oknum wartawan membuntuti dirinya.
Mendadak FE langsung memukul pipi sebelah kanan Oklivan. "FE juga mengaku sebagai anggota intelijen," katanya.
Mendapat pukulan, korban berteriak hingga terdengar oleh petugas jaga di Mapolresta Bekasi Kabupaten dan mengaman ketiga oknum wartawan tersebut.
Korban tidak mengenal ketiga orang yang membuntutinya sampai ke Mapolresta Bekasi.
Sementara itu, Kapolresta Bekasi Kabupaten Kombes Pol Rickynaldo Chaerul, mengungkapkan pelaku berniat melakukan pemerasan terhadap korban.
"Modus yang dilakukan pelaku yakni menunggu calon korbannya keluar dari penginapan," kata Rickynaldo.
Dia menambahkan, apabila korban keluar penginapan bersama wanita, mereka akan meminta sejumlah uang agar perbuatan korban dengan teman wanitanya tidak diberitakan di media massa mereka. "Namun saat korban keluar penginapan, dirinya tidak ditemani wanita," imbuhnya.
Kepolisian menjerat para pelaku dengan Pasal 352 KUHP tentang penganiayaan ringan. Dan belum menjerat dengan Pasal 368 KUHP tentang Pemerasan, karena masih dibutuhkan alat bukti tambahan. Kepolisian telah membawa korban ke rumah sakit untuk divisum.
Simak berita dan artikel lainnya di Google News
Ikuti yang terbaru di WhatsApp Channel Beritasatu
BERITA LAINNYA
Jumlah Guru RI Terus Naik tetapi Fluktuatif!
B-FILES
Incar Pajak Marketplace, Purbaya Ingin Pedagang Offline-Online Setara




