Polisi Jaga Makam Keramat di Kampung Pulo
Jumat, 21 Agustus 2015 | 14:55 WIB
Jakarta-Kepolisian dan Satpol PP melakukan penjagaan terhadap makam keramat dan musala yang berada di pemukiman warga Kampung Pulo, Jakarta Timur, pada saat penggusuran berlangsung.
"Makam yang di sana, musala, tidak digusur. Kepolisian, Satpol PP, menjaga. Karena ditakutkan akan ada pihak-pihak yang mengambil kesempatan," ujar Kapolda Metro Jaya, Irjen Pol Tito Karnavian, di Mapolda Metro Jaya, Jumat (21/8).
Dikatakan Tito, kepolisian sudah melakukan komunikasi dengan tokoh masyarakat, pemuka agama, dan Pemerintah Daerah DKI Jakarta, agar makam keramat Kyai Haji Kasim dan musala yang ada di lokasi tidak digusur.
"Makam sudah kami jaga. Kalau ada informasi makam digusur, dihancurkan, itu tidak benar. Musala kami upayakan tetap berdiri dan nantinya akan dirapikan lagi, saya sudah berkomunikasi dengan Pak Wali Kota," ungkapnya.
Menyoal 27 orang yang diamankan, Tito menjelaskan, penyidik masih ada waktu untuk melakukan pemeriksaan apakah ada unsur pidana yang dilakukan atau tidak.
Ia menambahkan, puluhan orang itu ditangkap berdasarkan bukti permulaan diduga melakukan aksi melawan petugas.
"Kalau ada bukti yang cukup, dari satu alat bukti minimal menjadi dua alat bukti yang cukup, proses hukum kami lakukan. Kami berempati dengan warga, namun hukum harus ditegakkan. Namun kalau hanya bukti permulaan, otomatis kami bebaskan," tukasnya.
Simak berita dan artikel lainnya di Google News
Ikuti yang terbaru di WhatsApp Channel Beritasatu
BERITA LAINNYA
Jumlah Guru RI Terus Naik tetapi Fluktuatif!
B-FILES
Incar Pajak Marketplace, Purbaya Ingin Pedagang Offline-Online Setara




