Kejar Penjambret, Balita Tewas Jatuh Ke Parit
Senin, 24 Agustus 2015 | 21:12 WIB
Depok - Aditya Revan (3) tewas setelah motor yang dikendarai ibunya Eni Septiani (28) dan Desy Muhari (26) masuk ke dalam parit di Jalan Kebayunan, Kecamatan Tapos, Depok, Minggu kemarin. Motor masuk ke dalam parit karena motor yang ditumpangi menjadi korban penjambretan.
Kakek Aditiya, Dudung (55) menuturkan, Senin (24/8), peristiwa terjadi sekitar pukul 10:00 WIB, Minggu (23/8). Saat itu, dirinya bersama Eni, Desy, dan Aditya menggunakan dua sepeda motor melintas di Jalan Kebayunan usai mengambil uang Rp 2,3 juta di ATM, Cimanggis menuju rumahnya di Kelurahan Sukamaju Baru, Kecamatan Tapos, Kota Depok.
"Motor satu dikendarai Eni, berboncengan dengan Desy. Cucu saya, Aditya duduk di antaranya. Sedangkan, saya menggunakan motor satunya lagi," kata Dudung.
Dalam perjalanan pulang, tanpa diduga motor yang ditumpangi Eni dipepet orang tidak dikenal menggunakan sepeda motor Yamaha Vixion dan berhasil menjambret tas hitam milik Desy. Selanjutnya, penjambret tancap gas, melarikan diri.
Mengetahui kejadian tersebut, Eni spontan mengejar penjambret. Demikian juga dengan motor yang dikemudikan Dudung. Dua motor tersebut terlibat kejar-kejaran dengan motor penjambret. Saat motor Eni sejajar dengan motor pelaku, salah satu penjambret menendang roda depan motor Eni.
"Motor yang ditumpangi Eni, oleng ke kiri, menabrak pembatas jalan lalu masuk ke dalam parit. Mengetahui hal tersebut, saya langsung berhenti dan memberikan pertolongan, sedangkan motor pelaku pergi menjauh," terang Dudung.
Bersama dengan warga sekitar, Dudung membawa anak dan cucunya ke Rumah Sakit Sentra Medika, Cimanggis, Depok. Sampai rumah sakit, Aditya tidak bisa terselamatkan, Eni hanya mengalami memar, sedangkan Desy masih dalam keadaan kritis di rumah sakit karena banyak mengeluarkan darah dari kepala.
"Eni dan anaknya Aditya, sengaja berlibur ke Depok menengok saya dari Pontianak. Jenazah cucu saya sudah dibawa ke Pontianak untuk dikebumikan. Keluarga berharap polisi dapat menangkap para pelaku perampasan," tambah Dudung.
Simak berita dan artikel lainnya di Google News
Ikuti yang terbaru di WhatsApp Channel Beritasatu
BERITA LAINNYA
Jumlah Guru RI Terus Naik tetapi Fluktuatif!
B-FILES
Incar Pajak Marketplace, Purbaya Ingin Pedagang Offline-Online Setara




