Sindir Akbar Faisal, Misbakhun Serukan Gotong Royong Hadapi Potensi Krisis
Selasa, 25 Agustus 2015 | 16:02 WIB
Jakarta - Anggota Komisi XI DPR RI dari Fraksi Partai Golkar, M.Misbakhun, mengkritik Politikus Partai Nasdem Akbar Faisal yang mendesak Menteri Keuangan Bambang Brodjonegoro untuk mengumumkan kondisi Indonesia sedang mengalami krisis ekonomi akibat penurunan nilai tukar rupiah terhadap US dolar (US$).
Misbakhun mengajak semua elemen untuk bersama gotong royong hadapi potensi krisis ekonomi saat ini.
Pernyataan Akbar yang merupakan mantan anggota Tim Transisi Jokowi-JK disampaikan di rapat paripurna DPR. Padahal, kata Misbakhun, Komisi XI DPR sudah memanggil kementerian keuangan, gubernur BI, dan Otoritas Jasa Keuangan. Semua diajak untuk memberikan klarifikasi terhadap situasi dan kondisi saat ini.
"Kita tidak perlu memberikan komentar politik terlalu berlebihan. Karena itu, berilah ruang dan kesempatan kepada pemerintah dan gubernur BI sebagai otoritas bidang moneter untuk melakukan tindakan yang dianggap perlu," tegas Misbakhun, Selasa (25/8).
Ditegaskan Misbakhun, para pemegang otoritas itu memahami situasi yang sedang dihadapi saat ini. Baginya, jauh lebih baik bagi semua pihak, baik Akbar maupun partainya, untuk mengerti situasi dan bekerja sama lebih baik dalam menghadapi masalah yang ada.
"Semua pihak, baik Pemerintah, legislatif, maupun siapapun, untuk bersama menghadapi ini. Kita ini menghadapi situasi yang tidak bisa kita kontrol sendiri. Ada situasi yang tidak bisa kita kendalikan sendiri. Maka ini butuh kebersamaan, kegotongroyongan sebagai anak bangsa," tegas Misbakhun.
"Kondisi sekarang ini bukan masalah pemerintah semata, ini adalah masalah bangsa Indonesia," tandasnya.
"Janganlah kemudian situasi yang ada saat ini kita buat menjadi sebuah peristiwa dan kegaduhan politik. Dan saya ingin memberikan dukungan sepenuhnya kepada Pemerintah, Gubernur BI, untuk menyelesaikan masalah ini dengan sebaik-baiknya. Kerja, kerja, dan kerja. Mereka harus kita hargai dan mereka bisa menunjukkan semangat kerja mereka sebaik baiknya," beber Misbakhun.
Simak berita dan artikel lainnya di Google News
Ikuti yang terbaru di WhatsApp Channel Beritasatu
BERITA LAINNYA
Jumlah Guru RI Terus Naik tetapi Fluktuatif!
B-FILES
Incar Pajak Marketplace, Purbaya Ingin Pedagang Offline-Online Setara




