Presiden Puas dengan Pembangunan Jalan Perbatasan

Jumat, 28 Agustus 2015 | 12:11 WIB
NL
B
Penulis: Novy Lumanauw | Editor: B1
Presiden Joko Widodo
Presiden Joko Widodo (AFP Photo / Bay Ismoyo)

Jakarta - Presiden Joko Widodo (Jokowi) mengungkap kegembiraannya atas kemajuan signifikan proses pembangunan jalan perbatasan di Pulau Kalimantan, Provinsi Nusa Tenggara Timur (NTT), dan Trans Papua. Presiden Jokowi mengatakan, pada 2015 pemerintah menganggarkan dana Rp 2 triliun untuk pembangunan jalan perbatasan di Kalimantan, NTT, dan Papua.

"Kemajuan pembangunan jalan perbatasan Kalimantan, NTT, dan Trans Papua menggembirakan," kata Presiden Jokowi seperti dilansir laman resmi Sekretariat Kabinet, pada Jumat (28/8).

Presiden Jokowi mengatakan, jalan perbatasan Kalimantan sepanjang 771,36 Km, membentang dari Provinsi Kalimantan Barat, melintasi Provinsi Kalimantan Utara hingga Provinsi Kalimantan Timur.

"Sampai Agustus 2015, ruas yang sudah diaspal 188,37 Km dan ruas yang sudah fungsional sebagai jalan tembus 441,70 Km," kata dia.

Disebutkan, jalan perbatasan di Provinsi Nusa Tenggara Timur (NTT) telah dibangun sepanjang 171,56 km. Dia mengatakan, pada akhir 2015 ditargetkan akan ramping sepanjang 47 Km, tahun 2016 sepanjang 67,61 km, dan tahun 2017 adalah penyelesaian akhir sepanjang 56,95 km. Sedangkan jalan Trans Papua dibangun sepanjang 4.325 Km.

"Sampai saat ini jalan yang teraspal sudah mencapai 2.075 Km. Jalan Trans Papua ditargetkan rampung 2019," kata Jokowi.

Pembangunan infrastruktur jalan di perbatasan itu, lanjut Presiden Jokowi, dimaksudkan untuk memudahkan pergerakan dan hubungan antar wilayah.

"Rakyat akan menikmati turunnya biaya logistik karena efisiensi biaya transportasi. Daerah perbatasan adalah halaman depan rumah Indonesia," katanya.

Simak berita dan artikel lainnya di Google News

Ikuti yang terbaru di WhatsApp Channel Beritasatu

Bagikan

BERITA LAINNYA

Loading..
ARTIKEL TERPOPULER





Foto Update Icon