Mendagri Buka Puncak Peringatan Bulan Pengurangan Risiko Bencana
Jumat, 16 Oktober 2015 | 15:57 WIB
Solo - Menteri Dalam Negeri (Mendagri) Tjahjo Kumolo mewakili Presiden Joko Widodo (Jokowi) membuka acara puncak peringatan bulan Pengurangan Risiko Bencana (PRB), di Solo, Jawa Tengah (Jateng), Jumat (16/10).
Tjahjo mengaku baru tadi malam ditugaskan Presiden menghadiri acara ini. "Kenapa forum ini dianggap penting? Ini semata mata mengingatkan bahwa pejabat daerah termasuk pengambil kebijakan lainnya, harus memahami area rawan bencana di daerahnya," kata Tjahjo dalam pidatonya.
"Harus memahami daerah yang dipimpinnya. Desa serta kecamatan mana yang rawan longsor, banjir, gempa, gunung meletus dan sebagainya. Termasuk kerawanan masalah kebakaran yang diakibatkan terbakarnya sampah, hutan atau sengaja dibakar hutan itu," ujarnya.
Turut hadir dalam acara itu di antaranya Menteri Pekerjaan Umum dan Perumahan Rakyat (Menpupera) Basuki Hadimuljono, Gubernur Jawa Tengah Ganjar Pranowo, Penjabat Gubernur Jambi Irman serta duta besar negara sahabat.
Selaras dengan semangat Nawacita dalam Rencana Pembangunan Jangka Menengah Nasional (RPJMN) 2015-2019, dalam rangka menurunkan indeks risiko bencana pada pusat-pusat pertumbuhan, kegiatan PRB 2015 bertema "Pengurangan Risiko Bencana Untuk Pembangunan Berkelanjutan".
"Tema ini sangat menarik. Pembangunan yang kita laksanakan harus perhatikan aspek kebencanaan. Ini yang perlu kita jaga," kata Ganjar.
Simak berita dan artikel lainnya di Google News
Ikuti yang terbaru di WhatsApp Channel Beritasatu
BERITA LAINNYA
Jumlah Guru RI Terus Naik tetapi Fluktuatif!
B-FILES
Incar Pajak Marketplace, Purbaya Ingin Pedagang Offline-Online Setara




