Para Pembalap Veteran Bersimpati ke Rossi
Senin, 26 Oktober 2015 | 14:52 WIB
Para pembalap dan mantan pembalap motor dunia ikut bersuara di media sosial terkait tabrakan antara Valentino Rossi dan Marc Marquez di Grand Prix Malaysia hari Minggu (25/10) kemarin.
Menariknya. banyak dari mereka yang bersimpati kepada Rossi, meskipun dia dinyatakan bersalah sengaja mengakibatkan tabrakan itu sehingga Marquez jatuh.
"Marc melanggar aturan tak tertulis, yaitu selalu menghormati mereka yang sedang bertarung merebut gelar juara dunia ketika Anda sudah tak berpeluang. Vale jadi marah dan meladeninya sampai akhir," tulis mantan pembalap MotoGP Michael Laverty di akun Twitter.
Marc broke the unwritten rule, always RESPECT those fighting for a Championship when you're not. Vale got enraged and hung him out to dry
— Michael Laverty (@MichaelLaverty) October 25, 2015
Veteran MotoGP Colin Edwards mengatakan: "Dalam pendapat saya, MM bertarung untuk harga diri, bukan untuk kejuaraan. Vale jadi muak dengan balapan jarak dekat MM."
Ben Spies, mantan juara dunia Superbike dan pernah beberapa musim menjadi rekan setim Jorge Lorenzo di MotoGP, punya komentar mirip dalam ungkapan Betawi "lu jual gua beli."
"Ini akan menarik. @marcmarquez93 memang minta itu di sepanjang balapan, dan @ValeYellow46 dengan sengaja memberikannya, jadi kedua pembalap bersalah," kata Spies.
Casey Stoner, mantan juara dunia MotoGP bersama Repsol Honda, menuduh Race Direction diskriminatif dengan memberi sanksi yang menurutnya terlalu ringan untuk Rossi.
"Jika orang lain melakukan apa yang dilakukan Valentino itu. dia akan langsung dapat bendera hitam (diskualifikasi). Tidak akan ada interogasi lagi," ketus Stoner.
If anyone else had done what Valentino did we would have been black flagged immediately, no questions asked.
— Casey Stoner (@Official_CS27) October 25, 2015
Pembalap veteran Australia Josh Brookes yang pernah berkiprah di World Superbike dan sekarang memimpin kejuaraan Superbike Inggris, juga lebih bersimpati pada Rossi.
"MM membalap seperti seorang ***** untuk memblokir jalan VR. VR beberapa kali menatapnya sebagai peringatan & MM tidak mau terima. Anda mencoba mengejar dari sisi luar dan bertemu. Itulah yang terjadi," kata Brookes.
Simak berita dan artikel lainnya di Google News
Ikuti yang terbaru di WhatsApp Channel Beritasatu
BERITA LAINNYA
Jumlah Guru RI Terus Naik tetapi Fluktuatif!
B-FILES
Incar Pajak Marketplace, Purbaya Ingin Pedagang Offline-Online Setara




