Polisi Bubarkan Massa Blokade Jalan di Cileungsi
Senin, 2 November 2015 | 19:00 WIB
Bogor - Petugas Kepolisian Sektor (Polsek) Cileungsi membubarkan kerumunan warga yang melakukan blokade perlintasan truk sampah Pemerintah Provinsi (Pemprov) DKI Jakarta, di Simpang Cileungsi, Bogor, Senin (2/11).
Kapolsek Cileungsi Komisaris Mujianto menururkan, kerumunan massa hanya diberikan waktu hingga pukul 18.00 WIB. Selanjutnya, massa pun diminta untuk membubarkan diri dan tidak melakukan penutupan jalan.
"Batas toleransi diberikan hingga pukul 18.00 WIB. Saat ini, massa pun sudah berangsur membubarkan diri," katanya.
Dia mengungkapkan, selama proses unjuk rasa sejak pagi tadi berjalan tertib dan tidak ada satu pun penyitaan truk sampah milik Pemprov DKI Jakarta. Beberapa truk yang akan melintas menuju Cileungsi dari Cibubur, kata Pujianto, memilih memutar kembali ke Jakarta.
"Alhamdulillah, kondisi unjuk rasa berjalan kondusif dan tidak anarkistis. Sebanyak 64 petugas gabungan Polisi, TNI, dan Satpol PP juga disiagakan mengawal unjuk rasa tersebut," kata Mujianto.
Ia menambahkan, aksi unjuk rasa para warga Cileungsi masih akan dilanjutkan beberapa hari ke depan. Namun demikian, lanjut Mujianto, saat ini warga dan perwakilan Pemda Kabupaten Bogor tengah melakukan pertemuan untuk menyelesaikan permasalahan ini.
Sebelumnya, sejak Selasa lalu ratusan warga Cileungsi melakukan pemblokadean ruas jalan Cileungsi menuju Tempat Pembuangan Akhir Sampah di Bantargebang, Bekasi.
Simak berita dan artikel lainnya di Google News
Ikuti yang terbaru di WhatsApp Channel Beritasatu
BERITA LAINNYA
Jumlah Guru RI Terus Naik tetapi Fluktuatif!
B-FILES
Incar Pajak Marketplace, Purbaya Ingin Pedagang Offline-Online Setara




