Angkasa Pura Bali Evaluasi Cuaca Setiap 2 Jam

Kamis, 5 November 2015 | 15:10 WIB
B
B
Penulis: BeritaSatu | Editor: B1
Petugas bandara memberi penjelasan kepada sejumlah warga negara asing saat mereka menunggu jadwal penerbangannya di Terminal Internasional Bandara Ngurah Rai, Denpasar, 4 November 2015. Antara/Nyoman Budhiana
Petugas bandara memberi penjelasan kepada sejumlah warga negara asing saat mereka menunggu jadwal penerbangannya di Terminal Internasional Bandara Ngurah Rai, Denpasar, 4 November 2015. Antara/Nyoman Budhiana

Kuta - PT Angkasa Pura (AP) I Bandara Internasional Ngurah Rai, Bali melakukan evaluasi perkembangan cuaca setiap dua jam untuk mengantisipasi sebaran abu vulkanik Gunung Barujari di Lombok, Nusa Tenggara Barat (NTB).

"Kami evaluasi setiap dua jam melihat situasi terkini," kata General Manajer PT Angkasa Pura I Bandar Udara Internasional Ngurah Rai, Bali, Trikora Harjo saat ditemui di Terminal Keberangkatan Internasional bandara setempat Kuta, Kabupaten Badung, Kamis (5/11).

Menurut dia, pihaknya tidak bisa menyatakan bahwa pembukaan bandara dilakukan secara sementara atau kontinu karena hal tersebut sangat dipengaruhi perkembangan cuaca dan erupsi yang merupakan peristiwa alam.

Itu artinya penutupan bisa sewaktu-waktu dapat terjadi apabila angin kembali membawa abu vulkanik menuju wilayah udara Bali.

Saat ini, kata dia, berdasarkan informasi dari Badan Meteorologi, Klimatologi dan Geofisika (BMKG) dan Volcanic Ash Advisory Center di Darwin, Australia maka arah angin berembus dari utara ke selatan atau menjauhi wilayah udara Bali.

Bandar Udara Internasional Ngurah Rai ditutup sejak Selasa (3/11) mulai pukul 19.30-23.30 Wita.

Sedikitnya 692 jadwal penerbangan, baik kedatangan maupun keberangkatan untuk rute domestik dan internasional dibatalkan akibat penutupan bandara itu.

Penutupan itu juga mengakibatkan ribuan calon penumpang telantar di bandara namun sedikit di antaranya memilih menggunakan transportasi darat.

Simak berita dan artikel lainnya di Google News

Ikuti yang terbaru di WhatsApp Channel Beritasatu

Bagikan

BERITA LAINNYA

Loading..
ARTIKEL TERPOPULER





Foto Update Icon