Angkasa Pura Bali Evaluasi Cuaca Setiap 2 Jam
Kamis, 5 November 2015 | 15:10 WIB
Kuta - PT Angkasa Pura (AP) I Bandara Internasional Ngurah Rai, Bali melakukan evaluasi perkembangan cuaca setiap dua jam untuk mengantisipasi sebaran abu vulkanik Gunung Barujari di Lombok, Nusa Tenggara Barat (NTB).
"Kami evaluasi setiap dua jam melihat situasi terkini," kata General Manajer PT Angkasa Pura I Bandar Udara Internasional Ngurah Rai, Bali, Trikora Harjo saat ditemui di Terminal Keberangkatan Internasional bandara setempat Kuta, Kabupaten Badung, Kamis (5/11).
Menurut dia, pihaknya tidak bisa menyatakan bahwa pembukaan bandara dilakukan secara sementara atau kontinu karena hal tersebut sangat dipengaruhi perkembangan cuaca dan erupsi yang merupakan peristiwa alam.
Itu artinya penutupan bisa sewaktu-waktu dapat terjadi apabila angin kembali membawa abu vulkanik menuju wilayah udara Bali.
Saat ini, kata dia, berdasarkan informasi dari Badan Meteorologi, Klimatologi dan Geofisika (BMKG) dan Volcanic Ash Advisory Center di Darwin, Australia maka arah angin berembus dari utara ke selatan atau menjauhi wilayah udara Bali.
Bandar Udara Internasional Ngurah Rai ditutup sejak Selasa (3/11) mulai pukul 19.30-23.30 Wita.
Sedikitnya 692 jadwal penerbangan, baik kedatangan maupun keberangkatan untuk rute domestik dan internasional dibatalkan akibat penutupan bandara itu.
Penutupan itu juga mengakibatkan ribuan calon penumpang telantar di bandara namun sedikit di antaranya memilih menggunakan transportasi darat.
Simak berita dan artikel lainnya di Google News
Ikuti yang terbaru di WhatsApp Channel Beritasatu
BERITA LAINNYA
Jumlah Guru RI Terus Naik tetapi Fluktuatif!
B-FILES
Incar Pajak Marketplace, Purbaya Ingin Pedagang Offline-Online Setara




