Hadapi Banjir, BPBD Bekasi Belum Punya Anggaran
Kamis, 12 November 2015 | 10:14 WIB
Bekasi - Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kota Bekasi belum memiliki anggaran untuk menghadapi musim penghujan tahun ini. Hal ini dikarenakan pembentukan badan itu pada awal 2015 lalu setelah APBD 2015 Kota Bekasi disahkan.
"Kita belum memiliki dana untuk penanggulangan bencana tahun ini. Karena pembentukannya setelah APBD 2015 diketuk palu," ungkap Koordinator Satuan Reaksi Cepat (SRC) BPBD Kota Bekasi, Ahmad Dumyati, Kamis (12/11).
Meski begitu, pihaknya tetap melaksanakan amanat pemerintah daerah sesuai surat keputusan (SK) Wali Kota Bekasi, untuk melaksanakan kewajibannya sesuai dengan tugas pokok dan fungsinya sebagai badan penanggulangan bencana.
"Anggaran yang kita ajukan nanti sifatnya situasional. Setelah ada penetapan status tanggap darurat bencana, baru kita ajukan proposal ke Pemerintah Provinsi Jawa Barat dan Pemerintah Kota Bekasi. Sejauh ini, kita telah melakukan pemetaan daerah rawan banjir," katanya.
Menurutnya, BPBD Kota Bekasi telah memetakan empat kecamatan yang masuk wilayah rawan banjir yakni Kecamatan Jatiasih, Bekasi Selatan, Bekasi Barat dan Medansatria.
"Kita sudah memetakan daerah rawan banjir, persiapan dampak banjir terhadap masyarakat, jalur evakuasi. Kita berkoordinasi dengan Dinas Sosial Kota Bekasi, Tagana (Taruna Siaga Bencana) dan relawan lainnya," katanya.
"Total, kita memiliki 40 perahu karet dan personel SRC sebanyak 54 orang," katanya.
Dia mengakui, jumlah personel tetap BPBD Kota Bekasi sebanyak 54 orang tersebut, memang belum mencukupi. Pihaknya, telah menggandeng beberapa relawan seperti Hirmapala, Anak Ciliwung, Pramuka Peduli, Tagana, Dinas Sosial, dan relawan lain yang mau bergabung bersama BPBD Kota Bekasi.
"Dalam penanganan bencana, Tim SAR (search and rescue) minimal punya 2 perahu karet yang siaga di satu wilayah rawan banjir. Sedangkan personel yang bersiaga minimal 8 orang keperluan evakuasi dan SAR," ujarnya.
Saat ini masih ada sekitar 40 titik banjir di Kota Bekasi, yang ketinggian airnya mencapai di atasi satu meter.
Simak berita dan artikel lainnya di Google News
Ikuti yang terbaru di WhatsApp Channel Beritasatu
BERITA LAINNYA
Jumlah Guru RI Terus Naik tetapi Fluktuatif!
B-FILES
Incar Pajak Marketplace, Purbaya Ingin Pedagang Offline-Online Setara




