Warga Kaur Diminta Waspadai Badai dan Banjir Bandang
Kamis, 19 November 2015 | 08:14 WIB
Bengkulu- Warga Kabupaten Kaur, Bengkulu, diimbau waspadai badai dan banjir bandang, menyusul intensitas hujan di daerah terus meningkat pada November ini.
"Kita mengimbau warga Kaur mewaspadai badai dan banjir bandang karena setiap hari hujan lebat turun di daerah ini, sehingga berpotensi terjadi banjir besar," kata Kabid Penanggulangan Darurat BPBD Kabupaten Kaur, Ujang Anuar, di Bengkulu, Kamis (19/11).
Ia mengatakan, sejak hujan lebat disertai badai turun di daerah ini setiap hari menyebabkan debit air sejumlah sungai di daerah ini meningkat, sehingga berpotensi terjadi banjir besar.
Karena itu, warga yang tinggal di sepanjang aliran sungai agar mewaspadai banjir badang yang datang tiba-tiba. "Jika hujan lebat berlangsung cukup lama dan debit air sungai mulai naik segera meninggalkan rumah dan mencari tempat aman," ujarnya.
Sebab, banjir sulit diprediksi karena datangnya secara tiba-tiba. Karena itu, jika warga waspada maka bila terjadi banjir besar tidak sempat menelan korban jiwa.
Selain itu, Anuar juga mengingatkan warga sedang berlangsung badai sebaiknya tidak berada di bawah pohon karena khawatir tertimpah pohon. Sebab, hampir setiap hari Kaur dilanda badai dan hujan lebat.
"Kita minta kepada warga Kaur bila datang badai sebaiknya tidak berada di bawah pohon karena khawatir tertimpah pohon tumbang. Imbauan ini disampaikan untuk menghindari ada korban akibat badai tersebut," ujarnya.
Dari hasil pendataan BPBD Kaur, ada sejumlah sungai di daerah ini berpotensi meluap dan banjir pada musim hujan sekarang. Adapun sungai itu adalah Sungai Padang Guci, Sungai Merpas dan Sungai Kinal.
"Tiga sungai setiap musim hujan selalu meluap. Warga yang menetap di sekitar sungai sudah kita imbau agar mewaspadai banjir," ujarnya.
BPBD Kaur juga sudah memetakan beberapa lokasi rawan longsor pada musim hujan di daerah ini. Daerah rawan longsor tersebut, akan disiagakan alat berat agar bila terjadi longsor dapat disingkirkan.
Alat berat ini akan disiagakan di jalan lintas barat Bengkulu-Lampung dan jalan kabupaten yang padat dilalui kendaraan. Hal ini dilakukan jika terjadi langosor maka timbunan tanah di badan jalan dapat disingkirkan cepat.
Dengan demikian, kemacetan arus lalu lintas di jalur tersebut tidak berlangsung lama. "Alat berat ini segera ditempatkan di jalan tersebut karena curah hujan terus meningkat di wilayah Kaur," ujarnya.
Simak berita dan artikel lainnya di Google News
Ikuti yang terbaru di WhatsApp Channel Beritasatu
BERITA LAINNYA
Jumlah Guru RI Terus Naik tetapi Fluktuatif!
B-FILES
Incar Pajak Marketplace, Purbaya Ingin Pedagang Offline-Online Setara




