Jangan Sembarang Memilih Sikat Gigi

Kamis, 3 Desember 2015 | 13:48 WIB
IH
JM
Penulis: Indah Handayani | Editor: JEM
Ilustrasi perawatan gigi usia dini.
Ilustrasi perawatan gigi usia dini. (Antara/Aloysius Jarot Nugroho)


Jakarta - Sebagian dari kita sering kali menyepelekan peranan sikat gigi karena merasa ketika telah menyikat gigi dua kali sehari, akan terbebas dari masalah gigi dan mulut. Sayangnya, anggapan tersebut tidak sepenuhnya benar, karena pemilihan sikat gigi yang tepat juga mempengaruhi kesehatan gigi dan mulut.

Berdasarkan penelitian yang dilakukan oleh Department of Operative and Preventive Dentistry Endodontics,
Heine University (2011), memperlihatkan menyikat gigi dengan menggunakan bulu sikat keras dapat memicu terjadinya trauma jaringan lunak pada gigi dan mulut.

Head of Professional Relationship oral Care PT Unilever Indonesia Tbk drg Ratu Mirah Afifah GcclinDent MDsc mengatakan, penggunaan sikat gigi yang kurang tepat, selain dapat membuat kebersihan mulut optimal akibat plak yang masih menempel, juga dapat menimbulkan masalah lain seperti cedera gusi yang dapat menyebabkan abrasi dan resesi gusi yang lebih lanjut dapat mengakibatkan gigi menjadi lebih sensitif.

"Untuk itu, kita perlu cermat memilih si gigi yang tepat agar terhindar dari masalah gigi dan mulut," ungkap drg Mirah di sela peluncuran Pepsodent Double Care Ultra Sensitive di Hotel Shangrila Jakarta, Kamis (3/12).

Simak berita dan artikel lainnya di Google News

Ikuti yang terbaru di WhatsApp Channel Beritasatu

Bagikan

BERITA LAINNYA

Loading..
ARTIKEL TERPOPULER





Foto Update Icon