Basuki Tegaskan Lagi Akan Hapus Metromini di Ibu Kota
Kamis, 17 Desember 2015 | 09:32 WIB
Jakarta- Gubernur DKI Jakarta, Basuki Tjahaja Purnama menginstruksikan untuk tetap menghapuskan Metromini yang tidak layak dan beroperasi. Menurutnya, Jakarta lebih baik tidak memiliki bus daripada bus-bus yang ada justru membahayakan nyawa warga DKI sendiri.
"Saya sudah instruksikan untuk kandangin semua Metromini. Tidak ada urusan. Satu nyawa hilang, cabut satu bus. Bagi saya ini pembiaran, ini pembunuhan. Masa 3.000 bus harus korbankan 3.000 nyawa?" ujar Basuki di Balai Kota, Kamis (17/12).
Basuki juga menyayangkan PT Transportasi Jakarta (Transjakarta) yang tidak bisa memenuhi kewajibannya untuk membeli bus guna menggantikan bus-bus tak layak yang ditangkapi. Padahal, Transjakarta berjanji akan mendatangkan bus-bus baru dengan jumlah ribuan hingga tahun depan.
Basuki juga menyampaikan, dirinya sudah menugaskan kepada PT TransJakarta sejak tahun 2014 untuk bisa membeli bus sendiri dan merekrut sopir-sopir yang baik. Bahkan, untuk menciptakan trayek baru sendiri atau disamakan dengan trayek Metromini dan Kopaja saat ini juga bisa dilakukan.
Oleh karena itu, dengan terpaksa dirinya pun menghubungi Menteri Perhubungan, Ignatius Jonan untuk meminta tambahan bus sebanyak 600 unit dengan status meminjam karena Jakarta dinilainya sudah darurat bus.
"Beliau mau kasih, tapi kasih bagaimana? Kalau rupiah per kilometer kita hitung di luar, maka akan rugi karena lebih macet, lebih baik (operator) yang di luar Transjakarta yang operasikan," katanya.
Meskipun sudah disetujui, tapi rencana peminjaman tersebut tidak bisa langsung dilaksanakan mengingat regulasinya belum ditemukan yang tepat.
"Saya yakin warga Jakarta lebih baik tidak ada bus kok, daripada busnya bobrok," pungkasnya.
Simak berita dan artikel lainnya di Google News
Ikuti yang terbaru di WhatsApp Channel Beritasatu
BERITA LAINNYA
Jumlah Guru RI Terus Naik tetapi Fluktuatif!
B-FILES
Incar Pajak Marketplace, Purbaya Ingin Pedagang Offline-Online Setara




