2016, Basuki Ingin Warga Jakarta Patuhi 5 Tertib
Kamis, 31 Desember 2015 | 10:55 WIB
Jakarta - Jelang pergantian tahun 2015 ke 2016, Gubernur DKI Jakarta, Basuki Tjahaja Purnama menginginkan agar seluruh warga Jakarta bisa mematuhi lima tertib. Lima tertib yang dimaksud adalah tertib hunian, tertib lalu lintas, tertib pedagang kaki lima (PKL), tertib demo, dan tertib sampah.
"Saya harap orang Jakarta bisa patuh lima tertiblah minimal. Kalau tambah pengusaha, ya tambah tertib yang keenam, yaitu tertib bayar pajak. Karena kita ketat soal pajak," ujar Basuki di Balai Kota, Kamis (31/12).
Dengan mematuhi lima tertib, katanya, ia meyakini di Jakarta tidak akan ada sampah lagi yang berserakan karena masyarakatnya tertib.
"Masa sih di jalanan ada botol air mineral, tisu. Jakarta kan begitu luas, kalau tidak buang sampah sembarangan semuanya nyaman," katanya.
Ia juga menegaskan agar masyarakat tidak membuang sampah ke sungai supaya tidak terjadi banjir. Pasalnya selama ini masyarakat banyak yang membuang sampah apa pun ke sungai.
Selain itu, mereka yang membawa kendaraan juga diperingatkan agar tidak memotong dan melawan arus demi ketertiban lalu lintas.
"Saya harap tahun depan juga rumah susun dibangun semua lancar. Semua (melalui pelayanan terpadu satu pintu, Red) PTSP. Kalau kesehatan dan pendidikan, kita harapkan orang tidak nyolong-nyolong lagilah. Itu kan bantuan buat anak sekolah. Kesehatan, konsep pelayanan 1.250 warga ditangani satu dokter bisa jalan tahun depan," katanya.
Selain itu, mulai tahun depan juga ia menargetkan agar penghuni rusun mulai tidak bayar naik bus. Hal ini bisa mendorong warga rusun untuk tidak membeli motor, sehingga tinggal di rusun betul-betul menjadi kesempatan untuk tumbuh menjadi lebih baik lagi.
Simak berita dan artikel lainnya di Google News
Ikuti yang terbaru di WhatsApp Channel Beritasatu
BERITA LAINNYA
Jumlah Guru RI Terus Naik tetapi Fluktuatif!
B-FILES
Incar Pajak Marketplace, Purbaya Ingin Pedagang Offline-Online Setara




