Terduga Teroris Yang Tewas di Poso Diduga Dari Jateng

Senin, 18 Januari 2016 | 22:36 WIB
FA
B
Penulis: Farouk Arnaz | Editor: B1
Bukti-bukti eksistensi ISIS di Indonesia, seperti hasil penyisiran aparat di Kabupaten Poso yang digelar di Mapolda Sulawesi Tengah di Palu, 31 Desember 2015.
Bukti-bukti eksistensi ISIS di Indonesia, seperti hasil penyisiran aparat di Kabupaten Poso yang digelar di Mapolda Sulawesi Tengah di Palu, 31 Desember 2015. (Antara/Basri Marzuki)

Jakarta -  Mabes Polri menyatakan jika terduga teroris yang tewas dalam baku tembak dengan tim gabungan Polri dan TNI di Pegunungan Ineba, Desa Tounca, Kabupaten Poso, Jumat (15/1) bukanlah Santoso melainkan seseorang berinisial RD.

"Dia itu dari kelompok Jawa Tengah dan telah bergabung dengan tim Santoso. Poso itu merupakan pusat pelatihan militer kelompok ekstrim Indonesia seperti Moro di Filipina. Kontak senjatanya sejak Kamis (14/1) malam," kata Kadiv Humas Polri Irjen Anton Charliyan di Mabes Polri Senin (18/1)

Jenazah pelaku saat ini masih di rumah sakit Bhayangkara Polda Sulteng untuk menunggu hasil tes DNA dari tim forensik Polda Sulawesi Tengah (Sulteng) untuk lebih memastikannya kendati secara fisik tidak ditemukan kesamaan ciri-ciri fisik antara korban dengan Santoso.

Santoso dan sekitar 30 pengikutnya sampai saat ini diyakini masih bersembunyi dan beraktivitas di hutan-hutan pegunungan sekitar Poso Pesisir, wilayah Lore hingga perbatasan dengan Kabupaten Parigi Moutong, Sulteng.

Simak berita dan artikel lainnya di Google News

Ikuti yang terbaru di WhatsApp Channel Beritasatu

Bagikan

BERITA LAINNYA

Loading..
ARTIKEL TERPOPULER





Foto Update Icon