Makanan Pendukung dan Pencuri Tidur Nyenyak (2-Habis)
Rabu, 20 Januari 2016 | 19:06 WIB
Setelah sepanjang hari beraktivitas, tidur yang nyenyak di tempat yang nyaman tentu merupakan impian setiap orang. Tapi, mungkin ada di antara pembaca yang justru sulit memejamkan mata setelah tubuh sudah terasa lelah. Jika itu terjadi, ketika pagi tiba, tubuh pun tentu tidak akan bugar dan aktivitas hari selanjutnya bisa terganggu.
Berikut makanan yang menjadi pencuri (stealer) tidur Anda.
1. Anggur (wine)
Anda mungkin pernah membaca studi yang menunjukkan bahwa meminum anggur merah baik untuk kesehatan jantung. Namun, itu tidak berlaku untuk tidur Anda. Ada penelitian yang membuktikan bahwa meminum anggur cenderung mengarah pada rendahnya kualitas tidur. Karena itu, Anda pun kini tahu, kapan saatnya untuk meminum dan meninggalkanya. Resepnya, jangan minum anggur sebelum tidur.
2. Cokelat hitam dan kopi
Cokelat hitam merupakan makanan cukup sehat dan favorit di kalangan pecinta coklat yang 'tidak ingin merasa bersalah' meninggalkannya ketika berpesta. Namun, Anda perlu ingat, makanan tersebut sebaiknya jangan dimakan sebelum tidur. Sebuah patahan kecil (bar) cokelat mengandung jumlah yang sama dari sebagian kecil kafein dari kopi. Karena itu, kopi yang mengandung kafein lebih banyak juga tidak rekomendasikan diminum sebelum tidur.
3. Kari ayam atau lainnya
Hati-hati ketika Anda sangat menyukai makanan kari ayam atau lainnya, karena ternyata bertanggung jawab pada kurangnya tidur Anda. Hal yang pasti, ketika menjelang tidur, kita sebaiknya menghindari hidangan yang sarat kalori, termasuk kari, karena akan membuat Anda lebih banyak terjaga dan tidur jauh dari nyenyak.
4. Teh hijau
Apakah Anda terkejut dengan kata teh hijau? Itu wajar karena teh hijau merupakan salah satu minuman yang direkomendasikan untuk hidup lebih sehat. Namun, faktanya, teh hijau yang terbaik adalah ketika diminum siang hari. Tapi jangan lupa, teh hijau yang tidak mengandung kafein ternyata menjadi salah satu minuman yang bisa 'merenggut' tidur Anda ketika diminum pada malam hari.
5. Jeda makan
Terakhir, jeda makan juga berperan terhadap kualitas tidur Anda. Idealnya, jeda makan dengan tidur Anda berjarak satu-dua jam, sehingga tidur tidak akan terganggu. Sebab, sistem pencernaan tidak akan bekerja keras lagi, sehingga tidur Anda pun akan lebih baik.
Simak berita dan artikel lainnya di Google News
Ikuti yang terbaru di WhatsApp Channel Beritasatu
BERITA LAINNYA
Jumlah Guru RI Terus Naik tetapi Fluktuatif!
B-FILES
Incar Pajak Marketplace, Purbaya Ingin Pedagang Offline-Online Setara




